MAKASSAR, BKM — Untuk mencegah sampah plastik dibuang ke laut, Marine Plastic Research Group (MPRG) atau Kelompok Peneliti Sampah Plastik Laut melakukan workshop dan Focus Group Discussion (FGD) di Hotel Unhas, Jumat (13/10/2023).
Kelompok peneliti sampah plastik laut ini beranggotakan dosen yang berasal dari Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin (Unhas) .
Workshop dan FGD yang bekerja sama dengan Pokja Bank Sampah Unhas ini dilakukan untuk mendukung kegiatan trash trap yang dilakukan pada tiga lokasi, yaitu Desa Borimasunggu Kabupaten Maros, Kelurahan Lanrisang Kabupaten Pinrang dan Desa Pallime Kabupaten Bone.
Salah satu kegiatan yang diusung oleh MPRG adalah ‘Preventing River Bound Plastic Project’ atau ‘Proyek Pencegahan Kebocoran dari Sungai’. Proyek ini bertujuan untuk mencegah masuknya sampah plastik dari daratan ke lingkungan perairan laut.
Menurut Ketua Tim Trash Trap, Dr. Shinta Werorilangi untuk mencapai tujuan kegiatan, terdapat 3 bagian utama kegiatan, yaitu membangun pemerangkap sampah di sungai, membangun unit pemilahan sampah, dan pemberdayaan masyarakat lokal untuk pengelolaan sampah plastik.

“Untuk mendukung tujuan ini, MPRG bekerja sama dengan Pokja Bank Sampah Unhas menggelar kegiatan workshop dan FGD di Hotel Unhas Tamalanrea,” katanya.
Kegiatan tersebut menghadirkan perwakilan dinas Lingkungan Hidup, kepala desa, dan kelompok pengelola TPS 3R kabupaten Bone, Maros dan Pinrang. Kegiatan dibuka langsung Dekan Fakultas Ilmu kelautan dan Perikanan Unhas, Safruddin, S.Pi, MP, Ph.D.
Pembukaan juga hadir tim Tras Trap antara lain, Prof. Dr.Eng. Tri Harianto, Dr. Ahmad Faizal, Dr. Moh. Kurnia, Wilma Moka, PhD, dan Sri Wahyuni, S. Kom, M. I. Kom.
Kegiatan ini menghadirkan 3 narasumber dari pokja bank sampah Unhas yakni, Dr. Eng. Irwan Ridwan Rahim, Saharuddin Ridwan dan Andi Nurdianzah.
Irwan yang juga dosen di Fakultas Teknik Unhas ini memaparkan tentang sistem pengelolaan sampah di Tempat Pengolahan Sampah 3R (Reuse-Reduse_recylce) di 3 lokasi yang sudah dibangun tim tras trap Unhas.
Menurut Irwan salah satu indikator keberhasilan program ini apabila semua sampah yang diangkut melalui tras trap yang dipasang di sungai bisa dikelola dengan baik di TPS 3R.

Sementara itu, Saharuddin Ridwan lebih banyak menekankan aspek pengelolaan sampah melalui mekanisme bank sampah. Bank sampah menurut Sahar adalah salah satu solusi dalam pengurangan dan penanganan sampah khususnya sampah anorganik.
Sementara Andi Nurdianzah materinya lebih banyak menyinggung tentang pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sampah. Konsep kelembagaan menurutnya sangat penting karena lembaga yang profesional akan mampu membuat progranm ini berkelanjutan.
Selain diskusi dari hasil pemaparan narasumber, yang menarik dalam kegiatan ini adalah kunjungan ke lokasi bank sampah Unhas. Di tempat ini, peserta mendapatkan penjelasan tentang sampah apa saja yang bernilai ekonomi dan bisa menjadi salah satu sumber penghasilan masyarakat.
Sartika, peserta kegiatan dari Pinrang mengaku senang dengan kegiatan ini. Ia berharap, sampah yang sudah mereka pilah dan bersihkan bisa dibeli oleh bank sampah.
Ketua bank sampah induk Pinrang, Ali Topan mengaku siap memfasilitasi kegiatan di TPS 3R Lanrisang Pinrang dengan membeli sampah yang sudah di pilah.
Dekan FIKP Unhas, Safrudin berharap dengan kegiatan masyarakat secara mandiri mampu mengelola sampah plastik yang ada di lingkungan mereka, sehingga dapat mencegah dan mengurangi kebocoran sampah plastik ke lingkungan perairan laut.
“Kita berharap melalui kegiatan ini, masyarakat memiliki kemampuan untuk melakukan pemilahan sampah plastik di rumah sendiri dan selanjutnya membawa sampah plastik tersebut ke unit pengolahan sampah yang telah dibangun oleh tim trash trap,” katanya
Dekan juga berharap tim trash trap lokal memiliki kemampuan untuk melakukan pemilahan sampah plastik, baik sampah plastik yang terperangkap di trash trap maupun sampah plastik dari rumah tangga sekitar. Selain itu, katanya, para peserta mampu memberikan edukasi secara umum kepada masyarakat mengenai pemilahan sampah plastik. (rls)

