MALILI, BKM — Bupati Luwu Timur, H Budiman menandai pembukaan Turnamen Bola Voly dan Mini Soccer Lampia Cup I, Minggu (15/10) sebagai tanda dimulainya turnamen. Turnamen memperebutkan Piala Bergilir PT Citra Lampia Mandiri (CLM) dipusatkan di Lapangan Sepakbola Desa Harapan, Kecamatan Malili. Ada 28 tim sepakbola mini, 14 tim voli putra dan 15 tim voli putri turut berpartisipasi dalam kegiatan ini.
H Budiman berharap agar turnamen ini dijadikan sebagai wadah penyaluran bakat dan potensi sekaligus sebagai sarana pembinaan mental dan prestasi bagi generasi muda.
“Kami Pemkab pada prinsipnya sangat mendukung serta menyambut baik dengan diselenggarakannya turnamen ini. Karena bagi kami, turnamen semacam ini dapat dijadikan sebagai momentum pembinaan mentalitas generasi muda sekaligus memberikan kontribusi yang positif terhadap pembinaan generasi kita dalam bidang olahraga,” ujar H Budiman.
Dia berharap agar dapat dijadikan sebagai ajang silaturahmi yang dapat memperkokoh persatuan dan persaudaraan didunia olahraga.
“Kita berharap dengan adanya turnamen ini selain untuk meningkatkan prestasi olahraga, diharapkan juga sebagai ajang silaturahmi antar pemain,” harap H. Budiman.
Sementara Direktur PT. CLM yang diwakili Site Manager, Agustinus Harmasi menyampaikan kegiatan ini merupakan salah satu bentuk dukungan perusahaan dalam melaksanakan kegiatan PPM PT. CLM yakni dukungan kelembagaan kepemudaan untuk turut serta melakukan pembinaan olahraga wilayah pemberdayaan.
“Harapan kami sebagai sponsor, turnamen dapat berjalan dengan baik sehingga nantinya turnamen ini dapat dijadikan agenda tahunan diwilayah ini,” ujar Agustinus Harmasi.
Ketua Panitia, Ibrahim dalam laporannya menyampaikan, kegiatan Turnamen Sepak Bola mini dan Bola Voli Lampia Cup I berlangsung selama 20 hari dimulai dari tanggal 15 Oktober hingga 04 November 2023 mendatang.
“Untuk turnamen sepakbola mini diikuti 28 Tim yang berada di wilayah pemberdayaan PT. CLM sementara untuk Turnamen Bola Voli diikuti oleh 29 tim putra dan putri yang berasal dari dalam dan luar Kabuten Luwu Timur,” ujar Ibrahim dalam laporannya.
(rls)
