MAKASSAR, BKM — Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Koperasi dan UMKM dalam waktu dekat akan mendistribusikan 100 unit gerobak baru ke pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan pisang epe’. Hal itu diungkapkan Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi usai melakukan rapat kordinasi terkait penataan PKL pisang epe’ di sepanjang Anjungan Pantai Losari, di Ruang Rapat Lantai 11 Balai Kota, Selasa (17/10).
Menurut Wawali, penataan ini bertujuan agar para PKL terlihat lebih rapi dengan menggunakan konsep keseragaman. Dia menegaskan ini bukan relokasi, namun penataan untuk lebih baik.
“Ini bukan untuk relokasi, tetapi ditata lebih baik. Karena anjungan ini salah satu ikon kita yang terkenal. Lokasinya tetap,” ujarnya.
Kata Fatmawati, ada tiga tahap penyaluran. Pertama untuk PKL pisang epe’ yang terletak di sekitar Tugu MNEK sebanyak 26 pedagang. Tahap dua di lokasi Anjungan Pantai Losari, dan tahap tiga di sekitaran Tugu Mandar.
Penyaluran ini telah melalui tahap verifikasi. Untuk tahap pertama diperuntukkan bagi pedagang yang memiliki KTP Makassar dan terdaftar di Dinas Koperasi Makassar.
“Diutamakan yang ber-KTP Makassar. Nanti tahap dua dan selanjutnya baru yang ber-KTP dari luar. Karena ternyata banyak juga yang sudah berjualan lama tapi KTP-nya bukan Makassar. Tetap kita cover tapi di tahap selanjutnya. Jangan khawatir,” ujar Fatma.
Ia menambahkan, untuk gerobak yang dibagikan sudah dilengkapi fasilitas seperti tempat pembakaran, satu set kursi dan meja.
“Jadi kebersihannya juga sudah kami pikirkan. Nanti para pedagang akan mengikuti beberapa standar seperti keseragaman harga yang sudah tertera di daftar menu agar konsumen tidak merasa dirugikan,” ungkapnya.
Ia berharap penataan lebih rapi seperti ini akan menambah daya tarik dan kenyamanan terhadap pengunjung baik lokal, nasional dan international yang ingin menikmati kelezatan pisang epe’ di sepanjang Pantai Losari. (rhm)
