MAKASSAR, BKM — Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Mokhamad Ngajib menyebutkan, penyebab terjadi perang kelompok (Perpok) di wilayah hukum Polrestabes Makassar, akibat dipicu minuman ballo.
Hal ini dikatakan Kapolrestabes Makassar di sela melakukan kegiatan Safari Subuh di Masjid Nurul QalbiI, Jalan Sultan Abdullah, Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo, Jumat (13/10).
Kapolrestabes Makassar juga mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas waktu dan kesempatan yang diberikan kepadanya untuk datang memakmurkan masjid sekaligus bersilaturahmi dengan warga Kecamatan Tallo khususnya warga di Kelurahan Buloa.
Kapolrestabes Makassar menyebutkan lagi, penyebab perang kelompok adalah minuman keras jenis ballo. Sesuai data, setiap harinya ada 1.000 liter ballo yang beredar. Banyak kejadian tindak kriminalitas yang diawali dengan minuman ballo.
Selain ballo, Kapolrestabes juga mengungkap permasalahan lainnya. Seperti balapan liar, banyak anak di bawah umur belum mempunyai SIM sudah menggunakan sepeda motor dan knalpot standar diganti menjadi knalpot brong. Sehingga ini mengganggu warga bilamana melintas.
”Pentingnya kita sama-sama saling mengingatkan,” ungkapnya. (jul)
