MAKASSAR, BKM–Bupati Enrekang Muslimin Bando (MB) dapat sentilan dari Ketua DPD I Golkar Sulawesi Selatan Taufan Pawe (TP).
Hal itu tidak terlepas dari hengkangnya MB dari Golkar ke Partai Amanat Nasional (PAN) jelang penetapan DCT oleh KPU.
Namun lanjut dia menyindir keras Bupati Enrekang Muslimin Bando yang memutuskan hengkang ke Partai Amanat Nasional (PAN).
Dia menyebut MB yang mbalelo. Dalam bahasa Jawa, mbalelo berarti membangkang perintah atasan.
Olehnya itu, dia mendesak kepada Plt Ketua Golkar Enrekang Rahman Pina untuk menggelar Musdalub bulan ini.
“Dengan tanpa mengurangi rasa hormat saya dengan ketua DPD Golkar yang lain, yang jelas suasana hati kami terjaga dengan baik. Kecuali ada satu Ketua DPD II Golkar yang agak mbalelo yaitu Enrekang. Jadi saya perintahkan kepada Plt Kabupaten Enrekang, saya berharap bulan ini sudah harus dilaksanakan musda”pinta TP.
Awalnya, TP menegaskan bahwa para kader Golkar telah terjalin suasana emosionalnya dengan baik.
“Tapi saya perlu sampaikan kami ini aman-aman saja. Karena suasana emosional kami, suasana batin kami selalu terjadi dengan baik,’Ujar TP dalam acara Bimtek dan Diklat kader Golkar se-Sulsel di Hotel Claro Makassar, Senin, (16/10).
Menurut TP, pimpinan partai Golkar di kabupaten/kota duduk sama rendah dan berdiri sama tinggi dengan Ketua DPD I Partai Golkar.
“Saya selalu mengatakan, bahwa pimpinan partai di kabupaten/kota itu duduk sama rendah, berdiri sama tinggi dengan Ketua DPD I Partai Golkar. Tidak ada yang diistimewakan,”jelas TP yang juga Wali Kota Pareppare ini.
Dia lalu memuji Ketua Golkar Bone Andi Fahsar yang disebutnya lebih senior dalam kehidupan politik.
“Jika sedikit ketua Golkar kabupaten/kota lebih senior dan bahkan guru politik saya. Contoh mantan Bupati Bone, ketua Golkar Bone Andi Fahsar. Dia guru politik saya,” ujarnya.
Begitu pun kata dia dengan Ketua Golkar Soppeng Kaswadi Razak. “Lebih-lebih bupati Soppeng itu lebih maha guru, terpelajar,” tuturnya. (jun/rif)
