pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Bahtiar Pesimis Tekan Angka Stunting

MAKASSAR, BKM — Prevalensi stunting di Sulsel saat ini masih di angka 27 persen. Masih jauh dari target rata-rata nasional yakni di angka 14 persen.
Penjabat (Pj) Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin pun mengaku pesimis dapat menekan angka kasus stunting di Sulsel yang saat ini masih tinggi hingga sesuai dengan target dari Presiden Jokowi tersebut.

“Saya pesimis betul soal stunting ini. Kenapa? Stunting ini harus 14 persen targetnya Presiden, kalau melihat kondisi saja, ini agak rumit,” kata Bahtiar saat memberikan sambutan di Rakorda PKK yang digelar di Hotel Claro, Minggu (22/10).

Menurut Bahtiar, upaya penanganan stunting harus dilakukan secara masif dan maksimal, dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi seperti daging dan telur.
Selain itu, yang utama juga adalah upaya penanganan stunting yang dilakukan harus dibangun dengan konsep yang matang dan terstruktur.
“Saya bicara dengan teman-teman saya di pemprov. Ilmunya bilang harus ada ikan, ada daging yang segar-segar, ada telur,” jelasnya.
“Saya tanya pak kadis, kalau 150 ribu ibu hamil per tahun dari 4,7 juta warga , kalau 150 ribu jumlah hamil dikali 1.000 karena 1.000 hari pertama ibu hamil berarti 150 juta telur dibutuhkan, jadi harus siapkan 150 juta telur, ini yang saya maksud bekerja itu dengan konsep,” sambungnya.
Olehnya itu, ia mendorong kepada Ibu-ibu PKK agar memastikan distribusi telur sebagai upaya penanganan stunting dapat berjalan tepat sasaran, dan dilakukan berdasarkan data.

“Ibu PKK desa, ibu PKK kota, memastikan telur itu ada. Jangan nanti double-double. PKK kasih si A, nanti dinas datang kasih juga si A, sehingga yang B ini tidak pernah dikasih,” pungkasnya. (
Lebih jauh kata Bahtiar Baharuddin menyatakan, bayi di Sulsel perlu perhatian khusus, utamanya untuk mendapatkan air bersih dan asupan lainnya untuk mencegah terjadinya stunting. Dari data Dinas Kesehatan Sulsel diperkirakan, sebanyak 150 ribu ibu melahirkan tiap tahunnya. Makanya perlu disiapkan asupan yang baik untuk bayi-bayi tersebut.
“Nah, fokus maki 150 (ribu ibu hamil) itu, yang diperiksa ibu hamilnya bayinya dan seterusnya. Pastikan diberikan gizi yang cukup, air bersih di rumah dipastikan ada, asupan dan sebagainya itu yang menjadi fokus kita,” kata Bahtiar usai membuka Rakor PKK se-Sulsel, Minggu (22/10). (jun)



×


Bahtiar Pesimis Tekan Angka Stunting

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link