Site icon Berita Kota Makassar

Kepsek Nonaktif SMAN 17 Makassar Ditarik ke Disdik

MAKASSAR, BKM — Tim dari Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan saat ini tengah melakukan investigasi terkait aksi demonstrasi yang dilakukan siswa SMAN 17 Makassar terhadap kepala sekolahnya beberapa hari lalu.
Tim yang dibentuk Disdik Sulsel dan melibatkan pihak Inspektorat ini bertugas melakukan pengumpulan keterangan.

Meski hasil investigasi belum dirampungkan, Kadis Pendidikan Provinsi Sulsel Iqbal Andi Nadjamuddin memberikan bocoran dugaan motif para siswa di SMAN 17 Makassar melakukan aksi demo terhadap kepseknya.

“Mungkin ada pengelolaan-pengelolaan di situ, seperti dana BOS-nya yang dipersoalkan. Makanya, kita lakukan investigasi supaya ada pemeriksaan yang lebih luas dan secara spesifik,” ungkap Iqbal yang ditemui di Hotel Claro, Minggu (22/10).

Kendati begitu, ia mengaku dirinya belum bisa berspekulasi terlalu jauh. Sebab, proses investigasi penyebab aksi demo tersebut masih dilakukan.

“Karena belum rampung (investigasinya). Nanti kita tahu kalau sudah rampung dari timnya,” kelitnya.

Lebih jauh, Iqbal mengatakan, agar tidak ada intervensi saat investigasi berlangsung, kepala SMAN 17 yang didemo oleh siswanya, saat ini sudah dinonaktifkan dan ‘ditarik’ ke Disdik Sulsel.

“Sekarang saya tarik dulu kepala sekolahnya itu ke Disdik Sulsel, supaya tidak ada intervensi. Karena tim masih bekerja,” terangnya.

Untuk sementara, lanjut Iqbal, jabatan kepala SMAN 17 Makassar diisi oleh Wakasek Kepsek dengan status sebagai pelaksana harian.

”Plh, wakil kepseknya yang ganti untuk sementara,” pungkasnya. AZ, salah seorang siswa SMAN 17 Makassar, kepada BKM mengaku merasa lega dengan digantinya Sumiati sebagai kepsek. ”Sedikit agak lega, karena kami bisa lebih berkreasi setelah kepsek diganti,” ujarnya, kemarin. (jun)

Exit mobile version