Site icon Berita Kota Makassar

Polisi Fokus Periksa Rekaman CCTV

GOWA, BKM — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syekh Yusuf tetiba heboh di pagi hari, Sabtu (21/10). Di sebuah toilet Instalasi Gawat Darurat (IGD) ditemukan sesosok pasien perempuan sudah tak bernyawa. Kondisinya mengenaskan, terbujur di lantai kamar kecil dengan darah di sekitarnya.
Wanita berinisial SH itu berusia 27 tahun. Ia berasal dari Kecamatan Bungaya, Kabupaten Gowa. Jasadnya pertama kali ditemukan oleh ibu mertuanya, yakni NS (59) sudah dalam keadaan kaku. Tubuhnya terbaring menghadap ke atas di samping closed kamar kecil tersebut.

Di tubuh korban yang mengenakan daster warna ungu ini didapati sejumlah luka serius. Bagian perut terlihat robek. Ada luka terbuka yang memperlihatkan organ dalamnya.
Sesaat setelah kejadian, aparat dari Polres Gowa langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di ruang IGD. Tempat tersebut diisolasi ketika petugas dari Dokkes dan Inafis bekerja.

Dari keterangan polisi, peristiwa ini diduga terjadi Sabtu subuh. Hal itu dilihat dari kondisi tubuh korban. Belum ada yang mengetahui secara pasti penyebab tewasnya korban, apakah dibunuh atau bunuh diri.
Namun, penghuni rumah sakit yang melihat kondisi kematian pasien ini hanya bisa berspekulasi setelah melihat luka-luka korban, di antaranya robek di bagian perut tersebut. Satu-satunya yang bisa membantu untuk mengungkap kasus ini adalah hasil rekaman kamera pengintai (CCTV) yang ada dalam ruangan IGD.
Kasat Reskrim Polres Gowa AKP Bahtiar yang dikonfirmasi BKM, Sabtu siang membenarkan peristiwa tersebut. “Kejadiannya diperkirakan subuh hari. Korban merupakan pasien RSUD Syekh Yusuf. Motifnya sementara kami dalami, “kata AKP Bahtiar.
Menurut AKP Bahtiar, korban adalah pasien yang tengah dirawat di ruang isolasi IGD. “Korban adalah pasien yang dirawat di ruang isolasi IGD. Untuk diagnosa penyakitnya kami belum bisa pastikan,” ujarnya.
Untuk mengungkap kejadian ini, polisi tengah fokus memeriksa rekaman CCTV di IGD. “Untuk CCTV sementara kami lidik. Sesuai informasi di TKP, yang pertama kali menemukan korban adalah mertuanya sendiri, ” jelas Kasat Reskrim.
Setelah dilakukan olah TKP, mayat korban langsung dibawa oleh petugas ke RSU Bhayangkara untuk kepentingan penyelidikan.
Dikonfirmasi kembali pada Minggu (22/10) pukul 11.09 Wita, AKP Bahtiar mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan lidik atas kasus tersebut. Polisi pun fokus mencari tahu penyebab kematian korban lewat kamera CCTV IGD RSUD Syekh Yusuf. (sar)

Exit mobile version