BARRU, BKM — Balai Riset Perikanan Budidaya Air Payau dan Penyuluhan Perikanan (BRPBAPPP) Maros menggelar Pra Focus Group Discussion (FGD) tentang Smart Fisheries Village (SFV) Ajakkang di kantor IPUW Lawallu, Kabupaten Barru 18 Oktober 2023 lalu.
Kegiatan ini dibuka Sekretaris Daerah Kabupaten Barru, Dr. Ir. Abustan, M.Si dan dihadiri Kasubag Umum BRPBAPPP, Anton Mulyawan, SH mewakili Kepala BRPBAPPP.
Selain itu hadir pula Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Barru, Charly R. Fisher, S.IP, M.Si, Kepala Bidang Pengolahan Dinas Perikanan Barru, Ismawati, Kepala Instalasi Pembenihan Lawallu Barru, Syakariah, S.Pi, Koordinator Penyuluh Perikanan Kabupaten Barru, Penyuluh Perikanan Kabupaten Barru, Sekretaris Desa Ajakkang, Ibnu Rusdi dan Ketua Karang Taruna Kecamatan Soppeng Riaja.
Dalam Sambutannya, Sekda Barru, Abusta menyampaikan bahwa perlu penguatan kolaborasi dalam mewujudkan program SFV. Dimana, kata Sekda, untuk.mewujudkan seperti yang ada dalam nota kesepakatan, maka perlu membangun keseimbangan keberlanjutan pada program ini.
Sekda juga menegaskan perlu adanya identifikasi peran para stakeholder seperti PT Bomar dan mendesain program SFV secara komprehensif.
“Keberhasilan program SFV di Ajalkang dan direplikasi ke desa yang lain. Perlu juga membentuk tim di lingkup Pemkab Barru,” katanya.
Sementara itu Kasubag Umum BRPBAPPP Maros, Anton Mulyawan dalam sambutannya menyampaikan permohonan maaf karena Kepala BRPBAPPp tidak sempat hadir karena mendampingi Itjen KKP dalam rangka monev.
“Memang program ini perlu mendorong penyusunan master plan eduwisata dan perlu akselerasi serta kolaborasi dalam mendukung Program SFV Ajakkang. Keterlibatan OPD juga sebaiknya secara konsisten,” ujar Anton.
Di tempat yang sama, Kepala Dinas Perikanan Barru, Charly R Fisher memaparkan pemetaan rencana aksi dalam mendukung program SFV. Menurutnya, perlunya melakukan rativikasi kelompok budidaya dan nelayan.
Pra FGD yang dipandu Muhammad Yusuf, S.Sos, M.Si selaku Pejabat Perencana Ahli Muda BRPBAPPP menjelaskan bahwa telah tersusun rumusan-rumasan pemetaan peran masing-masing OPD sebagai bahan awal dalam pelaksanaan FGD secara komprehensif nantinya. (*)
