Site icon Berita Kota Makassar

Pemprov Siapkan Dokter Pantau Kesehatan KPPS

MAKASSAR, BKM — Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulsel siap memaksimalkan pelayanan kesehatan bagi petugas dan penyelenggara pemilu seperti petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) . Dinkes tak mau mengulang kembali Pemilu 2019 lalu yang tak sedikit petugas pemilu jatuh sakit hingga meninggal.
Kepala Dinkes Sulsel, Ishaq Iskandar menyatakan, berupaya mempersiapkan perangkat-perangkat tenaga kesehatan untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, seperti Pemilu 2019 lalu.

Dia akan bekerjasama dengan TNI dan Polri. Dia juga akan memerintahkan Kabupaten Kota untuk mempersiapkan hal itu juga, supaya tidak hanya di tingkat provinsi saja, tapi juga di daerah-daerah terpencil.
“Nanti akan beberapa petunjuk teknis dan SE untuk Kabupaten Kota, untuk mempersiapkan diri untuk pos-pos kesehatan di desa-desa untuk tenaga tenaga KPPS, di TPS kita,” ucap Ishaq saat ditemui usai peringatan Hari Kesehatan Nasional, di Rujab Gubernur Sulsel, Senin (13/11).
Pihaknya sementara menghitung jumlah TPS dan kelurahan dan desa, sehingga bisa menempatkan tenaga kesehatan di titik-titik tersebut.
“Nanti kita akan sediakan ambulans, dokter, perawat dan tenaga-tenaga lain yang akan memantau nanti petugas-petugas kita yang ada di TPS,” tutur Ishaq.

Dia juga telah menyiapkan anggaran khusus untuk nakes yang bertugas di TPS-TPS.
“Karena kita butuh kesiapan tenaga ini supaya lebih proaktif penyuluhan-penyuluhan di bidang kesehatan, supaya tenaga KPPS bisa menjaga diri dan kesehatannya jangan sampai terjadi seperti yang lalu, karena kecapean drop akhirnya banyak yang ya (meninggal),” kata Ishaq.
“Kalau anggaran sementara kita akan menghitung dengan baik kebutuhannya tapi nanti kita bicarakan dengan KPU dan kabupaten/kota,” tambahnya.
Untuk informasi, selama proses Pemilu 2019, empat petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Sulsel dinyatakan meninggal dunia. Empat orang tersebut meninggal dunia karena mengalami kecelakaan saat bertugas dan sakit. Sementara yang jatuh sakit sebanyak 191. (jun)

Exit mobile version