Site icon Berita Kota Makassar

Pj Bupati Ajak Warga Takalar Ikut Gerakan Menanam Pisang.

TAKALAR, BKM — Penjabat (Pj) Bupati Takalar, Setiawan Aswad, mengajak warga Takalar untuk bergabung dalam gerakan menanam pisang. Hal itu diungkapkan Pj bupati Takalar disampaikan saat mengunjungi warga didesa Barugaya, kecamatan Polongbangkeng Utara, akhir pekan kemarin.
Inisiatif itu berkaitan dengan Gerakan Gemar Menanam Pisang (G2MP) yang diluncurkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel). Dimana, G2MP bertujuan mengentaskan kemiskinan dan menjaga ketahanan pangan di Sulsel.

Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin menargetkan penanaman satu miliar pohon pisang di Sulsel dengan luas lahan 500 ribu hektare. Menurut perhitungan, satu hektare lahan dapat menanam dua ribu pohon pisang, menghasilkan sekitar dua m tandan pisang. Dengan harga Rp100.000 per tandan, setiap hektare lahan berpotensi menghasilkan Rp200 juta.

Pemprov Sulsel juga menjalin kemitraan dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk membangun ekosistem bisnis budidaya pisang.
Pj Bupati Takalar, Setiawan Aswad, berharap Desa Barugaya bisa menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Takalar.
”Semoga dengan kedatangan kami di sini. Saya kira desa barugaya ini bisa menjadi contoh untuk desa di kabupaten takalar, Harapan kita semoga Kabupaten Takalar bisa menjadi penghasil pisang yang besar. Karena saya tahu, masyarakat Takalar merupakan masyarakat pekerja keras,” kata Setiawan Aswad.

Di kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Sitanjung Pratama Jakarta, Rio Erwanda, menyatakan dukungannya terhadap program gubernur Sulsel sebagai pembeli pisang. Dia menyoroti manfaat ekonomi dari budidaya pisang dan optimisme terhadap potensi kekayaan para petani pisang.
”Saya sangat mendukung penuh program gubernur Sulsel. Semoga melalui Gerakan Menanam Pisang, masyarakat Sulsel khususnya kabupaten Takalar dapat menjadi penghasil pisang yang besar, mengangkat kesejahteraan masyarakat, dan mendukung ketahanan pangan di Sulawesi Selatan,” ujarnya.
Hadir dalam kegiatan ini ketua DPRD Kabupaten Takalar, Kadis Pertanian Kabupaten Takalar, camat Polongbangkeng Utara, Pjs pimpinan cabang Bank Sulselbar Takalar, kepala Desa Barugaya, serta tokoh masyarakat setempat. (ira/c)

Exit mobile version