Site icon Berita Kota Makassar

Inspektorat Pastikan Hasil Investigasi Kasus SMAN 17 ke Gubernur

MAKASSAR, BKM — Kepala Inspektorat Sulsel, Marwan memastikan laporan hasil investigasi kasus di SMAN 17 akan diserahkan ke Penjabat Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin pekan depan.

“Insyaallah minggu depan. Memang kalau pemeriksaan (lama) namanya orang memastikan kesalahan sejauh mana, perlu kehati-hatian,” kata Marwan saat ditemui di Kantor Gubernur Sulsel, Rabu (22/11).
Ia berdalih bahwa tim investigasi yang dipimpin oleh Inspektur Pembantu Bidang Pencegahan dan Investigasi Inspektorat Sulsel, Muhammad Salim belum menyerahkan hasil laporannya.
“Belum ada (laporan), sementara menyusun laporan. Saya tunggu laporan pak Salim,” katanya.
Sambil menunggu hasil laporan investigasi, Marwan mengatakan penjabat gubernur Sulsel pun masih ada agenda di luar daerah. Olehnya, waktu paling efektif untuk diserahkan pekan depan.

“Insyaallah minggu depan sudah diserahkan,” tukasnya.
“Terlalu dini untuk saya sampaikan sekarang nanti kita lihat data data yang disampaikan.Termasuk bagaimana rekomendasi pak gubernur nanti,” tandasnya.
Sebelumnya, investigasi polemik Kepsek SMAN 17 Makassar yang didemo siswanya beberapa waktu lalu telah selesai. Ini disampaikan Inspektur Pembantu Bidang Pencegahan dan. Investigasi Inspektorat Sulsel, Muhammad Salim.
Ia mengatakan saat ini pihaknya tinggal melakukan penyusunan laporan dan maksimal diupayakan tiga hari. Lalu setelahnya akan diserahkan ke penjabat gubernur Sulsel.
“Jadi pemeriksaannya sudah selesai dan sementara penyusunan laporan. Kami upayakan dua tiga hari ini sudah selesai dan diserahkan ke pimpinan,” kata Salim saat ditemui di Kantor Gubernur Sulsel.

Menurutnya, hasil investigasi sudah diketahui berdasarkan laporan sebelumnya yang diterima terkait kepemimpinan Kepsek SMAN 17 Makassar. Kendati belum bisa disampaikan.
“Belum bisa kami ungkapkan. Nda bisa kami sampaikan. Prinsipnya kami periksa sesuai dengan perintah pimpinan. Karena memang ada aduan yang masuk, awalnya ada isu segala macam kan, itu yang kami periksa dan sudah selesai pemeriksaannya dua tiga hari kami sudah serahkan ke pimpinan,” jelasnya.
“Mengenai isi dan rekondisinya kami tidak boleh menyampaikan ke publik,” sambungnya.
Dalam investigasi yang dilakukan, dia mengatakan para guru dan siswanya yang terlibat dan menyaksikan aksi tersebut semuanya diperiksa dan dimintai keterangan.
“Saya tidak ingat berapa guru kami periksa, tapi ada guru kami periksa, Wakasek juga kami periksa, bahkan anak siswa,” tukasnya.
Berita sebelumnya, sejumlah siswa SMA Negeri 17 Makassar yang terletak di Jalan Sunu, Kota Makassar, menggelar aksi demo. Mereka menuntut agar kepala sekolah bernama Suamiti dicopot dari jabatannya lantaran diduga otoriter. Aksi ratusan siswa SMA 17 Makassar dilakukan di lapangan sekolah usai pelaksanaan upacara bendera.(jun)

Exit mobile version