RANTEPAO, BKM — Kapolres Toraja Utara AKBP Zulanda mengingatkan anggota Polri tetap menjaga netralitas Pemilu tahun 2024. Bagi anggota Polri meskipun ada hubungan keluarga dengan bakal caleg atau Capres, kalian tetap profesionalisme menjalankan tugas.
”Hal yang harus diwaspadai Polri selama tahapan pemilu yakni penyebaran isu hoaks, isu SARA, money politik, kampanye hitam (black campaign), dan politik identitas, ”ujar Zulanda, Rabu (21/11) kemarin.
Menurut Zulanda, kerawanan perlu diantisipasi sejak dini untuk menghindari masalah serius saat Pemilu berlangsung. Netralitas jelas dan tegas dalam amanat UU No 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Republik Indonesia pasal 28 disebutkan bahwa Polri harus bersikap netral dalam kehidupan politik dan tidak terlibat dalam politik praktis. Diatur pula anggota Polri aktif tidak memiliki hak pilih dan dipilih.
Zulanda mengingatkan anggota Bhayangkari dan keluarga tetap menjaga citra Kepolisian, meskipun memiliki hak suara, dan memperhatikan etika serta norma yang berlaku di lingkungan masing-masing. Sikap netral harga mati bagi Polri dalam perhelatan pesta demokrasi Pemilu 2024, tetap jaga persatuan dan kesatuan untuk NKRI.
Personel harus menjaga marwah institusi Polri, hindari pelanggaran sekecil apapun, dan laksanakan tugas dengan baik. Jalankan tugas mengawal dan mengamankan rangkaian Pemilu 2024 dengan loyalitas, dedikasi, profesional, dan ikhlas. Berikan pelayanan yang terbaik Polri kepada masyarakat. (gus/C)
