Site icon Berita Kota Makassar

Golkar Tak Bebankan Calegnya Menangkan Prabowo

MAKASSAR, BKM–Pengusaha muda dan tokoh nasional Erwin Aksa tampil memberikan sejumlah masukan, baik selaku wakil ketua tim pemenangan nasional (TPN) untuk pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, maupun selaku pemerhati sepak bola hingga kapasitasnya sebagai politisi Partai Golkar dalam sebuah diskusi lepas yang dilakukan dikediamannya, Jumat (24/11).

Menurut Erwin yang juga Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar, banyak hal yang akan dibahas selama berada di Makassar, termasuk memberikan arahan kepada para calon anggota legislatif (Caleg) Partai Golkar, baik untuk DPR RI, DPRD Provinsi maupun untuk DPRD kabupaten Kota.
Diskusi lepas yang dipandu Andi Suruji

Menurut Erwin Aksa, DPP Partai Golkar tidak memberikan kewajiban kepada Calegnya untuk bekerja pada Pemilihan Presiden (Pilpres), namun mereka semua diminta untuk fokus pemenangan Pileg dan bekerja cerdas jika ingin mensosialisasikan pasangan Prabowo-Gibran.
“Bagi Golkar Caleg mengurus dirinya sendiri untuk duduk sebagai anggota dewan, baik untuk DPR RI, DPRD Provinsi maupun DPRD Kabupaten Kota”ujarnya.
Jika ada Caleg yang ingin mensosialisasikan pasangan Prabowo-Gibran tidak masalah. Namun kata Erwin Caleg harus melihat situasi. Jangan sampai mereka melakukan sosialisasi di wilayah pendukung Capres lain dan itu bisa merugikan dirinya sebagai Caleg.
“Memang kalau dalam pilpres kita lihat mana kota yang perlu kita urus, dan tidak perlu kita urus dan daerah mana masih abu-abu,” ujarnya.
Dirinya menyebutkan Golkar ingin menang baik itu Pileg maupun Pilpres, sehingga kader yang maju di Pileg harus kreatif menggunakan baliho hingga sosial media.

“Makanya sebagai kader Golkar jangankan Pilpres, foto ketua umum saja dia tidak pasang karena yang dia pilih dirinya sendiri, jadi ada kreativitas orang-orang Golkar dalam menempatkan spanduk dan sebagainya,” ujarnya.
Erwin yang juga Caleg DPR RI Dapil jakarta 3 ingin mengembalikan kejayaan Golkar dengan mengulas Golkar membesarkan Seoharto dan Soeharto juga ikut membesarkan Golkar.
“Meski belum ada instruksi dari partai, namun sudah waktunya untuk mengulas soal Soeharto sebagai bapak pembangunan yang telah berjuang untuk pendidikan dan kesehatan. Saya kira kita tidak melupakan sejarah, karena pileg ini terbuka, bukan tertutup,”ucap Erwin. (rif)

Exit mobile version