MAKASSAR, BKM — Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulawesi Selatan merealisasikan kerja sama yang telah ditandatangani dengan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Hasanuddin. Kedua pihak berkolaborasi dalam mencegah stunting, khususnya pada 1000 hari pertama kehidupan (HPK). Ditandai dengan penandatanganan dan penyerahan dokumen kerja sama kedua belah pihak pada acara Advokasi dan KIE Percepatan Penurunan Stunting oleh Mitra Kerja Melalui Sosialisasi Pencengahan Stunting di 1000 HPK, yang dilaksanakan di Hotel Fout Point by Sheraton, Minggu (26/11).
Kegiatan ini dihadiri oleh Direktur Bina Keluarga Balita dan Anak BKKBN RI Dr. Irma Ardiana,MAPS sekaligus sebagai pembicara utama (keynote speech) dalam acara ini. Ia didampingi Kepala Perwakilan BKKBN Sulsel Shodiqin,S.H.,M.M. Dari Fakultas Kedokteran Unhas, hadir Wakil Dekan I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Dr.dr. Agussalim Bukhari, serta sejumlah dosen. Kegiatan ini diikuti 375 peserta, yang terdiri dari mahasiswai FK Unhas, Tim Pendamping Keluarga Kota Makassar, dan perwakilan BKKBN Sulsel.
Advokasi dan KIE ini diisi dua materi. Dr. dr. Siti Maisuri T. Chalid,Sp.OG (K) yang hadir melalui zoom, memaparkan materi Program 1000 HPK dalam Mata Kuliah Pembentukan dan Pengembangan Karakter Dokter (P2KD) FK Unhas. Sementara materi kedua disampaikan Hasmawati,SKM,M.Kes yang membahas tentang Tugas dan Fungsi Tim Pendamping Keluarga. (*)
