MAKASSAR, BKM — Sepasang suami istri berhasil terpilih sebagai Kepala Sekolah Inspiratif Tingkat Sekolah Dasar se-Kota Makassar. Mereka adalah Burhanuddin Talib dan Fatmawati. Sang suami yang saat ini menjabat sebagai Kepala SD Percontohan PAM Makassar berhasil meraih juara dua, sementara istrinya juara tiga.
Kegiatan penganugerahan yang dilaksanakan Dewan Pendidikan Kota Makassar ini berlangsung di Hotel Max One, Senin lama (27/11). Sebanyak 12 kepsek meraih penghargaan ini. Sementara 12 lainnya mendapatkan Anugerah Guru Berdedikasi.
Dihubungi melalui telepon selularnya, Selasa (28/11), Burhanuddin Talib mengucapkan Alhamdulillah dengan raihan tersebut. Apalagi, pekan lalu ia juga meraih penghargaan serupa untuk Sekolah Penggerak yang dilaksanakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi. Termasuk juara dua Kepsek Inovatif tingkat provinsi.
Dengan pencapaian itu, Burhanuddin mengaku punya beban berat. ”Karena tahun 2016 lalu saya merupakan peraih nilai tertinggi pada seleksi calon kepsek yang dilantik di tempat pembuangan sampah. Selanjutnya ditempatkan di SD Percontohan PAM,” terang Burhanuddin.
Status percontohan pada sekolah yang dipimpinnya, menurut Burhanuddin, menjadi beban tersendiri bagianya. ”Banyak pertanyaan dari teman-teman apa yang bisa dicontoh? Untuk itu saya selalu berusaha untuk memberikan yang terbaik. Tentunya dengan teman-teman. Apa yang saya dapat saat ini tidak bisa dicapai tanpa kolaborasi dengan teman-teman guru serta dukungan dari keluarga,” jelas Burhanuddin.
Pada Malam Anugerah Guru Berdedikasi dan Kepsek Inspiratif 2023, Ketua Panitia Dr Mahmud BM mengatakan kegiatan ini sebagai bentuk apresiasi kepada guru dan kepala sekolah. Untuk bisa meraih penghargaan ini, mereka yang terpilih telah melalui proses dan rangkaian penilaian.
”Pengaunugerahan ini merupakan rangkaian memperingati Hari Guru Nasional. Sekaligus upaya Dewan Pendidikan dalam menumbuhkan kepedulian serta dukungan terhadap guru dan kepsek, mulai dari TK, SD/RA, SMP dan madrasah. Kami telah melakukan penilaian selama dua bulan sebelum digelarnya malam anugerah ini,” jelas Mahmud.
Hingga akhirnya diputuskan oleh Dewan Pendidikan untuk memberikan anugerah kepada 24 guru dan kepala sekolah pada jenjang TK, SD, dan SMP. “Penentuan peraih penghargaan dilakukan secara ketat dan berjenjang. Mulai dari portofolio, tes tulis, wawancara, hingga verifikasi lapangan. Saya laporkan penilaian guru ini berdasarkan seleksi ketat dan penelurusan ketat dan investasi turun di lapangan, hingga akhirnya menemukan yang terbaik, ketekunan dan keikhlasan serta prestasi. Sedangkan kepala sekolah berdasarkan prestasinya, wawasan, manajerial, portopolio, tes tertulis yang dilakukan, lalu presentasi karya tulis ilmiah dan wawancara,” terang Mahmud.
Malam penganugerahan ini dihadiri Staf Ahli Wali Kota Makassar Aryati Puspa Abadi, pakar pendidikan Universitas Negeri Makassar Prof Dr Arismunandar dan Prof Dr Abdul Rahman.
Ketua Dewan Pendidikan Kota Makassar Rudianto Lallo, menjelaskan Malam Anugerah Guru Berdedikasi dan Kepala Sekolah Inspiratif 2023 bukan hanya momen peringatan semata. Melainkan juga pesta bagi seluruh guru yang konsisten dan berjuang mencerdaskan anak bangsa.
“Ini adalah pestanya guru, yang di mana biasanya terjadi ketidakberpihakan pemerintah ke guru. Saya tiap hari mendapat keluhan dan aduan, guru yang memperjuangkan nasibnya untuk diangkat jadi ASN ataupun kontrak, yang mengabdi tapi tidak pernah diapresiasi,” kata Rudianto Lallo.
Padahal, menurut Ketua DPRD Makassar ini, guru telah banyak berperan namun dedikasinya tidak pernah diapresiasi. “Jadi momentum malam ini bukan sekadar nominasi, tapi kita mau betul kepala sekolah yang mengurus sekolah bukan yang urus proyek. Makanya, dengan adanya penghargaan ini menjadi spirit guru dan kepsek lain guna meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Makassar,” ujarnya.
Sementara itu, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Aryati Puspasari Abady yang mewakili wali kota, menjelaskan butuh banyak effort untuk mendorong peningkatan kualiatas guru di Kota Makassar. Melalui penghargaan ini, ia mendorong para guru untuk terus berkreasi dan berinovasi dalam mendidik para generasi masa depan yang lebih hebat.
“Kegiatan ini bentuk apresiasi terhadap perjuangan dari para pendidik kita, yang telah berkontribusi besar dalam mencetak generasi penerus yang unggul. Hari ini kita juga mendapatkan kuota yang lebih besar dibanding kota lainnya dalam penerimaan ASN guru sebanyak 300 orang,” paparnya. (ita)
