MAKASSAR, BKM — Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan (PS-MSP) Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) pada dua Sekolah Dasar (SD) di Pulau Barrang Lompo, Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, Kota Makassar. Masing-masing SD Inpres dan SD Negeri Barrang Lompo.
Ketua PS-MSP Dr. Sri Wahyuni Rahim,S.T.,M.Si. mengatakan, kegiatan yang berlangsung Senin, 20 November 2023 ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik kepada murid-murid di sekolah tersebut mengenai pentingnya menjaga dan melestarikan ekosistem perairan, sekaligus meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Dengan mengusung tema Strategi Peningkatan Kesadaran dan Kepedulian Terhadap Ekosistem Perairan Pada Murid SD Barrang Lompo Kecamatan Sangkarang, Kota Makassar, kegiatan ini berlangsung secara intensif selama sehari penuh. Kegiatan ini diikuti enam orang dosen PS-MSP, 20 orang mahasiswa program studi tersebut, serta 40 orang murid SD. Masing-masing SD mengikutsertakan 20 muridnya.

Dalam rangka mencapai tujuan tersebut, berbagai kegiatan telah disusun dengan cermat. Pada awal kegiatan, para peserta, yakni anak SD diberikan pre test berisi pertanyaan dasar terkait ekosistem perairan. Dalam sesi ini, para dosen MSP menjelaskan secara sederhana namun komprehensif mengenai ekosistem perairan, keragaman hayati yang terdapat di dalamnya, dan dampak dari tindakan manusia terhadap ekosistem tersebut.
Selanjutnya, sesi pemaparan materi yang mencakup strategi peningkatan kesadaran dan kepedulian terhadap ekosistem perairan. Para dosen dan mahasiswa MSP menyajikan informasi mengenai dampak negatif dari pencemaran perairan, overfishing, dan perubahan iklim terhadap keberlanjutan ekosistem perairan. Disajikan dengan bahasa yang mudah dipahami, materi tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman yang mendalam namun tetap relevan bagi anak-anak sekolah dasar.
”Tidak hanya berfokus pada penyuluhan teoritis, kegiatan ini juga menghadirkan pendekatan praktis setelah melakukan post test. Para peserta murid SD melakukan kegiatan menggambar dengan tujuan mengetahui beberapa biota perairan yang ada di sekitar mereka,” ujar Sri Wahyuni.

Para dosen MSP tidak hanya memberikan pengetahuan kepada murid-murid, tetapi juga mendengarkan aspirasi dan pandangan anak-anak terhadap lingkungan sekitar mereka. Hal ini merupakan langkah penting untuk memahami perspektif mereka dan merancang strategi pengajaran yang lebih efektif dan relevan dengan kehidupan sehari-hari mereka.
Hasil evaluasi kegiatan PKM menunjukkan bahwa murid-murid SD Barrang Lompo memberikan respons positif terhadap kegiatan ini. Banyak dari mereka menunjukkan minat yang tinggi dalam pembelajaran mengenai lingkungan dan berbagi pengalaman mereka selama kegiatan praktis.
Selain itu, para guru di SD Barrang Lompo menyambut baik upaya PS-MSP Unhas dalam memberikan kontribusi positif pada pendidikan lingkungan di sekolah mereka. Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta efek yang positif dalam masyarakat lokal. Meningkatnya kesadaran dan pengetahuan anak-anak di SD Barrang Lompo diharapkan akan berdampak positif pada keluarga mereka dan masyarakat sekitar.
Dengan melibatkan dosen, mahasiswa, dan masyarakat, kegiatan PKM ini menjadi contoh kolaborasi yang berhasil antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam upaya pelestarian lingkungan. Sehingga, PKM PKM yang dilaksanakan di SD Barrang Lompo bukan hanya merupakan kegiatan pendidikan, tetapi juga langkah konkrit dalam menciptakan perubahan positif dalam sikap dan perilaku anak-anak terhadap lingkungan.
Keberlanjutan kegiatan semacam ini sangat penting untuk memastikan bahwa nilai-nilai keberlanjutan dan kesadaran lingkungan tertanam kuat dalam generasi muda, menuju masyarakat yang lebih peduli terhadap lingkungan dan berkelanjutan.
Menurut Sri Wahyuni, kegiatan PKM yang dilaksanakan prodi yang dipimpinnya ini menggunakan alokasi dana dari Unhas untuk meningkatkan capaian IKU (Indikator Kinerja Utama). (rls)

