pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Burhanuddin-Pahmawati, Suami Istri Kepsek Inspiratif Tingkat SD Kota Makassar 2013

Inovasi Karja Sesi Agar Murid tak Jajan Sembarangan

MAKASSAR,BKM.COM-MERAIH prestasi bagi tiap individu itu hal yang lumrah. Tapi kalau pencapaian diukir oleh pasangan suami istri dalam event yang sama, sangat sedikit bisa melakukannya. Hal unik ini ditorehkan Burhanuddin,S.Pd.,M.Pd. dan istrinya Pahmawati.S.Pd.

BUR –sapaan akrab Burhanuddin– saat ini menjabat sebagai Kepala SD Percontohan PAM Kota Makassar. Sementara sang istri yang karib disapa Pahma merupakan Kepala SD Kompleks Sambung Jawa, Makassar.

Dalam ajang pemilihan Kepala Sekolah Inspiratif 2023 yang dilaksanakan Dewan Pendidikan Kota Makassar sebagai rangkaian Hari Guru, Bur dan Pahma berhasil keluar sebagai juara dua dan tiga. Keduanya hadir menjadi tamu siniar untuk kanal Youtube Berita Kota Makassar.

Menurut Bur, ia diberi amanah memimpin SD Percontohan PAM berdasarkan hasil seleksi yang dilakukan Pemkot Makassar pada tahun 2016. Ditempatkan di sekolah berstatus percontohan, Bur mengakui bahwa bebannya cukup berat. Karena selalu muncul pertanyaan yang selalu menggugah, yang selalu menjadi motivasi bagi dirinya, apanya yang bisa dicontoh? Gurunyakah atau kepala sekolahnya.

”Jadi, saya selaku kepala sekolah berusaha untuk memberikan teladan kepada teman-teman saya. Sebelum saya menyuruh mereka untuk belajar, saya harus belajar dulu. Sebelum menyuruh mereka untuk mengikuti kegiatan, saya dulu yang harus mengikuti kegiatan itu.
Sehingga saya berusaha untuk memberikan progres sentuhan-sentuhan,” terangnya.

Lalu apa yang bisa berdampak kepada peserta didik? ”Tujuan pendidikan itu adalah bagaimana kita memotivasi peserta didik, mengantar mereka menjadi anak yang beriman, anak yang berakhlak, sehat, berilmu, cakap, dan kreatif.

Itu diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 di Sistem Pendidikan Nasional. Jadi, yang kami lakukan itu sebagai motivasi,” jelasnya.

Ditanya tentang apresiasi Kepsek Inspiratif yang diperolehnya di tahun 2023 ini, Pahma menyatakan rasa syukurnya. ”Alhamdulillah, di akhir tahun dapat apresiasi seperti ini setelah hampir 30 mengabdi, sekalipun ini bukan apresiasi bukan apresiasi pertama. Tapi yang sebelumnya itu pribadi-pribadi. Memang mimpi saya itu kapan ya saya bisa bersanding bersama (dengan suami) di sebuah event. Akhirnya bisa terwujud. Iya, Alhamdulillah.

Lama berusaha, eh tahun ini dapat,” ujarnya.
Menurut Pahma, dalam benak banyak orang bahwa pekerjaan kepsek itu santai-santai. Namun dalam kenyataannya, mungkin orang lain sudah tidur, ia masih berpikir apa yang besok diberikan kepada murid. Apa yang dilakukan untuk guru. Apa yang dilakukan bagi teman saya.

”Alhamdulillah, ini apresiasinya. Jadi ya, kerja-kerja ikhlas yang kami lakukan. Kemudian kalau yang bukan suami istri, nyonteknya ke teman yang lain ya. Kalau saya kan sudah ada di dekat saya, kenapa nggak nyontek? Ini jadi sebuah kemudahan buat saya. Saya melihat apa yang dia kerjakan di sekolahnya. Biasanya itu peniru lebih bagus,” ungkapnya.

Salah satu program yang dilaksanakan di SD Percontohan PAM, menurut Bur, adalah Karja Sesi, akronim dari Kartu Belanja Sehat Bergizi. Inovasi ini bahkan dicontoh oleh banyak sekolah secara nasional.

”Karja Sesi ini hadir berangkat dari tujuan pendidikan, bahwa sesudah beriman, bertakwa, berahlak, sehat dulu yang kita utamakan. Kemudian di belakangnya baru berilmu. Sebab kita beranggapan, kita berasumsi, biar bagaimana pintarnya, biar bagaimana kreatifnya, bagaimana dia bisa mandiri kalau tidak sehat,” jelas Burhanuddin.

Program ini hadir sebelum pandemi, sekitar tahun 2018 dan berlangsung sampai sekarang. Sistemnya, ada kartu belanja atau kupon yang dibuat secara khusus. Agar awet dan bisa tahan lama, kartu yang terbuat dari kertas itu dilaminating. Di atasnya ditulis nominal angka pecahan rupiah, masing-masing Rp1.000, Rp2.000 hingga Rp5.000.

”Kelebihannya, kalau uang kertas biasanya kalau disimpan di kantong dan dimasukkan di mesin cuci biasanya hancur kalau keluar. Sementara dengan kupon ini tidak mudah rusak,” terang Bur.

Kupon tersebut bisa diperoleh oleh orang tua murid dengan menukarkannya kepada pengelola yang telah ditunjuk. Mereka bisa menukar sesuai dengan kebutuhan uang jajan untuk anaknya.
”Kan ada orangtua yang pendapatannya per bulan, ada per minggu. Dia bisa berhitung sekian hari sekolah, sehari berapa uang cadangan anak.

Karena kami lebih mengajurkan orang tua untuk membawa bekal ke sekolah. Tapi karena kami pernah mensurvei lewat Google Form, ternyata ada orang tua yang tidak sempat menyiapkan bekal ke sekolah. Sehingga otomatis dia berikan uang,” jelas Bur lagi.

Kupon yang diberikan berlaku di kantin dan koperasi. Sehingga bisa mengantisipasi anak-anak untuk jajan sembarangan.
Hal yang sama dilakukan oleh Pahma di SD Kompleks Sambung Jawa. Kolaborasi suami istri ini telah berbuah hasil karena mampu mengajak para orangtua untuk bersama-sama menjaga anak-anaknya guna mengonsumsi makanan yang bergizi dan terjaga kesehatan.

Selain program tersebut, masih banyak lagi prestasi yang ditorehkan oleh Bur dan istrinya Pahma. Bukan hanya pada skala Kota Makassar, tapi juga di level nasional. (*/rus)



×


Burhanuddin-Pahmawati, Suami Istri Kepsek Inspiratif Tingkat SD Kota Makassar 2013

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link