Site icon Berita Kota Makassar

Relawan Mileanies Galakkan Spanduk Rakyat dari Karung

MAKASSAR, BKM– Gerakan rakyat untuk menunjukkan dukungan kepada pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Amin) terus terjadi di berbagai daerah, tak terkecuali di Makassar.
Pada Minggu (3/12), relawan Mileanies berkumpul di sekretariat DPD Mileanies Makassar di Jalan Tamalate III Kelurahan Mapala, Kecamatan Rappocini. Jarnas Mileanies adalah Relawan Pertama di Indonesia untuk Anies dan merupakan simpul pendiri Konfederasi Nasional Relawan Anies (KoReAn) yang dipimpin Muhammad Ramli Rahim.
Dengan menggunakan bahan dari karung yang dikenal dengan nama ‘karoro’, mereka membuat sejumlah spanduk berisi pesan-pesan perubahan.
“Perubahan itu harga sembako murah, lapangan kerja mudah dan layanan kesehatan merata. Pilih Amin Indonesia adil makmur untuk semua,”demikian tulisan salah satu spanduk.
Ketua DPD Mileanies Makassar Anhy Budiman mengatakan, yang mereka produksi adalah spanduk rakyat sebagai bentuk dukungan nyata pada paslon Amin.

“Kami sebut ini sebagai spanduk rakyat, sebagai wujud partisipasi kami sesuai dengan kemampuan dengan segala keterbatasan, semata untuk menunjukkan dukungan nyata kepada Amin agar bisa menang di Pilpres nanti,”ungkapnya.
Spanduk rakyat juga menjadi simbol perlawanan terhadap kekuatan oligarki yang mampu memproduksi alat peraga kampanye (APK) berbiaya tinggi untuk Capres lainnya.
“Harus diakui, Amin adalah Paslon yang miskin dan tidak disokong oleh kekuatan dana kampanye yang memadai. Karena itu, spanduk rakyat adalah bentuk dukungan untuk mentaktisi keterbatasan APK Amin,”jelasnya.
Menggunakan pewarna pilox dan spidol permanen, puluhan spanduk berbahan karung dengan warna dasar putih berhasil dibuat oleh para relawan.
“Kontennya bermacam-macam, tetapi fokus menyuarakan gagasan-gagasan perubahan Amin dalam bahasa sederhana yang bisa dibaca rakyat,” jelas Sekretaris DPW Mileanies Sulsel Fuad Kesuma Fikar yang juga terlibat aktif di lokasi kegiatan.
Spanduk akan dipasang pada titik-titik startegis, bersaing dengan spanduk dan baliho berbahan vinyl hasil percetakan dari Paslon lainnya. “Iya, akan dipasang di titik-titik strategis. Kita mau tunjukkan bahwa rakyat juga bisa menyuarakan perubahan meski dengan cara sederhana dan menggunakan bahan seadanya,”imbuh Fuad.

Rencananya, gerakan membuat spanduk rakyat seperti ini akan terus dilakukan setiap relawan pada lingkungan masing-masing.
“Kami arahkan kawan-kawan relawan Amin di manapun berada untuk bisa melakukan hal yang sama di lingkungan masing-masing. Setidaknya ini kontribusi paling minimal yang bisa kita lakukan di tengah minimnya APK Amin,” ujar Fuad.
Dia memberi saran agar relawan menggunakan bahan-bahan bekas atau yang harganya paling murah sehingga tidak memberatkan relawan.
“Gunakan saja bahan-bahan bekas seadanya, bisa karung atau kain putih asalkan pesan perubahan dan harapan kepada paslon Amin tertulis dengan jelas,” ujar Fuad.

Wakil Ketua Umum KoReAn Asri Tadda mengatakan bahwa gerakan spanduk rakyat akan menjadi salah satu model kampanye relawan Amin.
“Kami malah menggelar Festival Spanduk Rakyat secara nasional selama bulan Desember ini. Setiap relawan atau simpatisan Anies-Muhaimin boleh ikut,” beber Asri.
Untuk mengikuti festival ini, dengan membuat minimal dua buah spanduk rakyat kreasi sendiri, berisi pesan-pesan perubahan yang dibawa Amin.
“Buat spanduk rakyat dari bahan-bahan sederhana dan biaya minimalis, videokan prosesnya, mulai dari persiapan hingga terpasang di lokasi strategis,” tambahnya.
Untuk menyemarakkan kegiatan ini, panitia akan memberikan apresiasi menarik untuk 100 video spanduk rakyat paling kreatif. “Video dokumentasi spanduk rakyat bisa dikirimkan ke panitia via WA. Untuk informasi selengkapnya bisa membuka website KoReAn di alamat www.korean.web.id,” pungkas Sekjen Mileanies itu. (rif)

Exit mobile version