MAKALE, BKM — Wabup Tana Toraja, Zadrak Tombeg membuka sosialisasi Bintek Penginputan Data Kemiskinan aplikasi “SIAPP BOSS” di Aula Dinas Perhubungan Tana Toraja, Senin (4/12).
Bimtek diprakarsai Bappeda Provinsi Sulsel dengan membekali aparat lembang dan kelurahan dalam menginput angka kemiskinan diwilayahnya setelah dilakukan verifikasi data sebelumnya.
Aplikasi SIAPP BOSS merupakan jaringan berbasis internet melaporkan hasil pendataan angka miskin di daerah.
Usai membuka Binteg, Zadrak kepada BKM menjelaskan sebelumnya data angka kemiskinan di Tana Toraja dari 96.615 jiwa turun menjadi 51.894 jiwa atau 46 persen. Penurunan fantastis ini terjadi melalui proses sehingga kedepan jumlah angka meniskinan akan terus ditekan seminimal mungkin sama dengan daerah lainnya di Sulsel.
Menurut Zadrak, dampak akibat pendemi Covid-19 begitu besar terhadap permasalahan sosial sehingga APBD Tana Toraja tahun 2024 sebesar Rp 1.194.425.657.000, masih fokus pada pemulihan ekonomi. Melalui pendampingan Program Keluarga Harapan (PKH) diharapkan target turunnya angka kemiskinan terwujud. Meski demikian masih perlu dilakukan terobosan dan program strategis mengatasi kemiskinan tersebut.
”Melalui kerja keras harapan mengentaskan angka kemiskinan bisa ditekan. Hasil diperoleh akhir tahun 2023 penurunan angka kemiskinan 46 persen kita tidak boleh berpuas diri. Kita terus berbenah sehingga kemiskinan teratasi di Tator, ”ujar Zadrak. (gus/C)
