SEKRETARIS tim pemenangan daerah (TPD) Sulsel untuk pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden Ganjar Pranowo–Mahfud MD, dr. Fadli Ananda berharap semua tim mengedepankan ide dan gagasan masing-masing jagoannya.
Hal itu disampaikan agar pesta demokrasi mendatang berjalan sesuai tagline Komisi Pemilihan Umum (KPU), yakni langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil (Luber dan Jurdil).
Fadli Ananda yang juga merupakan politisi PDIP ini beranggapan, aksi vandalisme alat peraga kampanye (APK) Ganjar–Mahfud tidak menutup kemungkinan erat kaitannya dengan meningkatnya elektoral pasangan nomor urut 3 itu. “(Aksi vandalisme ini) mungkin karena elektabilitas Pak Ganjar dan Pak Mahfud menunjukkan peningkatan signifikan,”ujar dr Fadli yang juga Caleg DPRD Sulsel Dapil Makassar A ini.
Soal peningkatan elektoral Ganjar-Mahfud, Muhammad Iqbal Arifin yang juga Caleg DPRD Sulsel dari Dapil V meliputi Kabupaten Sinjai dan Bulukumba membenarkan.
Menurut Iqbal, aksi vandalisme ini juga tidak menutup kemungkinan dipengaruhi elektoral pasangan Ganjar-Mahfud yang mengalami peningkatan. Ini tidak lepas besarnya animo masyarakat mengikuti Jalan Sehat Perjuangan yang digelar Generasi Z atau GenZi dengan menghadirkan Ganjar beberapa waktu lalu.
Selain itu peningkatan elektoral Ganjar-Mahfud dipengaruhi lawatan putra Ganjar, Muhammad Zinedine Alam Ganjar dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno.
Di mana lawatan Alam Ganjar dan Sandiaga dengan melakukan pertemuan dengan berbagai segmen pemilih, baik milenial maupun pelaku UMKM.
Di sisi lain efek Sandiaga masih cukup besar mengingat popularitas Sandiaga di Pilpres 2019 masih lekat dalam ingatan masyarakat di Sulsel, utamanya di kalangan emak-emak.
“Apalagi kemarin kedatangan anak Ganjar dan Sandiaga juga memberikan pengaruh positif. Yang mesti kita pahami di Sulsel masih ada pengaruh Sandiaga. Mungkin pak Sandiaga bisa merawat pemilihnya di 2019,”ucap Iqbal.
“Kami berupaya mengajak pemilih riang gembira. Saya raya semua tim calon presiden menjaga momentum agar terlaksana riang gembira. Kami tidak pernah berfikir aksi vandalisme ini dilakukan tim capres – cawapres lain. Kami yakin semua tim menjaga pelaksanaan Pemilu sebagai mestinya,”harap Iqbal. (rif)
