PAREPARE, BKM–Ketua Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Pemilu) Kota Parepare Zainal Asnun berharap agar pemilu serentak ditahun 2024 mendatang diharapkan bersih dari yang namanya politik uang.
Hal tersebut sepertinya sangat jauh harapan yang diharapkan bersama. Pasalnya, diera digitalisasi saat ini politik uang justru sangat canggih, transaksi bisa dilakukan dengan berbagai aplikasi pembayaran.
Hal itu membuat Bawaslu Parepare, mengakui cukup kesulitan mengawasi politik uang pada Pemilu 2024.
Ketua Bawaslu kota Parepare Zainal Asnun mengatakan pihaknya menjadi kendala dalam pengawasan karena semakin berkembangnya teknologi ada dugaan-dugaan pelaku politik uang itu menggunakan teknologi itu sendiri.
“Mengenai politik uang, ini juga menjadi satu fokus pengawasan dan menjadi perhatian termasuk satu kendala pengawasan karena semakin berkembangnya teknologi ada dugaan-dugaan pelaku politik uang itu menggunakan atau memanfaatkan teknologi itu sendiri,”ujar Zainal dalam kegiatan media gathering Bawaslu Parepare, Minggu (10/12).
Menurutnya, Bawaslu tetap melakukan koordinasi karena memang ini agak sulit untuk mendeteksi pelaku politik uang seperti ini.
Zainal menyebutkan pelaku politik uang dapat saja menggunakan berbagai macam aplikasi pembayaran. Bawaslu hanya bisa berharap peran media massa dan masyarakat berinisiatif untuk melaporkan ketika ada dugaan-dugaan politik uang.
“Nah ini kita juga berharap teman-teman media dan masyarakat berinisiatif untuk melaporkan ketika ada dugaan-dugaan politik uang yang menggunakan seperti itu,”tuturnya. (mup/rif/c).

