MAKASSAR, BKM — Presiden RI Joko Widodo diharapkan bisa hadir diground breaking Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) yang merupakan proyek strategis nasional (PSN) tersebut.Apalagi pemenang proyek PSEL sudah ditetapkan.
Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Danny Pomanto mengatakan, pihaknya akan melaporkan ke Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi (Kemenko Marves) terkait rencana ground breaking tersebut.
“PSEL sudah diumumkan pemenangnya. Kita usulkan ground breaking akan dilaporkan dulu ke Kemenko Marves,” ungkap Danny saat ditemui di kediaman pribadinya, Jalan Amirullah, kemarin.
Lebih jauh dikemukakan Danny, saat melakukan zoom beberapa waktu lalu, memang ada usulan mengundang Presiden RI Joko Widodo ke Makassar untuk meresmikan sejumlah proyek.Diantaranya peresmian Makassar New Port dengan fly over-nya, waste Water (pengelolaan air limbah) dan bandara.
Dia berharap ground breaking PSEL bisa dimasukkan dalam agenda jika presiden hadir di Makassar nantinya. “Tapi soal waktu, kita belum bisa pastikan karena tergantung dari kesiapan Bapak Presiden,” jelas Danny.
Orang nomor satu Makassar itu menambahkan, sebelum proses penetapan pemenang, ada banyak tahapan yang telah dilakukan dengan mengedepankan sikap kehati-hatian.
Termasuk meminta Legal Opinion (LO) dari pihak aparat penegak hukum (APH) sebelum pengumuman pemenang dilaksanakan.
“Lama sekali itu prosesnya. Karena terakhir saya tidak mau terima walaupun sudah ada legal opinion, telaahnya sampai 10 kali bolak balik. Saya tidak mau ada salah sedikitpun, tidak mau,” tegasnya.
Rencananya, PSEL ini akan dibangun di kawasan Tamalanrea. Sesuai dengan konsep tata ruang.
Danny mengatakan, rencananya PSEL ini akan menggunakan green teknologi dari Jepang.
“Disitu saya lihat teknologi Jepang dipakai walaupun China perusahaannya. Untuk lokasi di Tamalanrea sesuai tata ruang. Mau dimana, pokoknya sesuai tata ruang,” tandasnya.
Seperti diketahui, panitia lelang Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) akhirnya mengumumkan pemenang pada Kamis (7/12) melalui website Pemerintah Kota Makassar www.makassarkota.go.id.
Ketua Pemilihan Mitra Kerja Sama Penyediaan Infrastruktur (KSPI) PSEL Kota Makassar, Bau Asseng menerangkan, setelah melewati tahapan dan mekanisme tender, konsorsium 4 SUS Indonesia Holding Limited, Shanghai SUS Environment Co., Ltd., PT Grand Puri Indonesia menjadi pemenang. (rhm)
