JAKARTA, BKM — Tim Seleksi Komisi Informasi (Timsel KI) Provinsi Sulawesi Selatan melakukan kunjungan kerja ke kantor Komisi Informasi Pusat di Jakarta, Rabu, 13 Desember 2023. Kunjungan tersebut dalam rangka melaporkan hasil seleksi 15 nama calon komisioner Komisi Informasi Provinsi Sulawesi Selatan yang akan mengikuti tahapan fit and proper test di Komisi I DPRD Provinsi Sulawesi Selatan.
Komisioner KI Pusat, Gede Narayana menyambut baik laporan Timsel tersebut dan mengapresiasi terhadap proses seleksi yang telah dilaksanakan. Ia berharap proses seleksi yang masih menyisakan dua tahapan lagi, fit and proper test hingga pelantikan dapat terselesaikan dengan baik, sesuai peraturan dan secepatnya terselesaikan.
“Saya harap Timsel untuk bisa memberikan dorongan kepada Komisi I DPRD agar secepatnya melaksanakan fit and proper test. Tentunya tahapan ini harus transparan dan akuntabel dan memang hak prerogatif dari Komisi I DPRD untuk menetapkan komisioner terpilih, dimana komisioner terpilih adalah lima orang disertai cadangan lima orang. Jadi yang dipilih nantinya 10,” jelas Gede Narayana.
Ia menambahkan, sesuai Peraturan Komisi Informasi No.4 Tahun 2016, pada saat Pemprov menyerahkan nama-nama calon komisioner ke Komisi I DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, maka Komisi I harus melakukan fit and propert tes selambat-lambatnya 30 hari. Selanjutnya, setelah hasil fit and proper test keluar dan diserahkan ke Pemerintah Provinsi maka selambat-lambatnya 30 hari Pemprov harus melakukan pelantikan.
“Di sinilah nanti tugas Diskominfo dan Sekretariat Komisi Informasi Provinsi mendorong agar secepatnya dilaksanakan fit and proper test, dan mendorong agar segera dilantik komisioner terpilih. Itu harapan dari saya,” pungkas Gede Narayana.
Dalam suasana yang penuh antusias, ketua Tim Seleksi, Nasrullah menyampaikan hasil seleksi kepada Komisi Informasi Pusat. “Kami dengan gembira melaporkan 15 nama calon komisioner yang telah kami pilih melalui proses yang ketat dan berdasarkan kualifikasi yang tinggi. Kami yakin bahwa mereka akan menjadi aset berharga untuk mendukung akses informasi dan transparansi di Sulawesi Selatan,” ucap Hasrullah.
Adapun Timsel yang hadir adalah Hasrullah (Ketua Timsel), Muhlis Madani (Wakil Ketua Timsel), Asradi (anggota Timsel), beserta anggota Sekretariat Komisi Informasi Provinsi Sulawesi Selatan. Pertemuan ini merupakan langkah signifikan dalam menjalankan proses seleksi anggota Komisi Informasi provinsi Sulawesi Selatan yang transparan, akuntabilitas, profesional serta melibatkan partisipasi masyarakat. (rls)
