Site icon Berita Kota Makassar

Ketua KPU Sulsel: Jangan Ada Koreksi Regulasi di Tengah Jalan

MAKASSAR, BKM — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Selatan (Sulsel) memberikan catatan penting untuk perbaikan dinamika pemilu di masa mendatang.

Ketua KPU Sulsel, Hasbullah mengatakan dinamika setiap menjelang pemilu selalu diperhadapkan dengan koreksi terhadap regulasi. Dia berharap agar kejadian seperti itu jangan lagi terjadi.

“Menjadi catatan ke depan jangan lagi ada koreksi regulasi di tengah jalan, supaya kita fokus,” kata Hasbullah dalam Bincang Santai Bersama Awak Media di Makassar, Kamis (14/12).

Hasbullah mengungkapkan, belum lama ini ada kekhawatiran masyarakat bahwa format debat calon presiden dan calon wakil presiden diubah. Tapi hal itu tidak benar.

“Kemarin kita khawatirkan tidak ada debat dan seterusnya. Kita berharap debat berikut bisa memberikan muatan pembelajaran politik yang disampaikan oleh masing-masing calon,” ujarnya.
Dia berharap agar Pemilu 2024 mendatang dapat membawa indeks demokrasi jauh lebih berkualitas dibandingkan tahun sebelumnya.

“Mudah-mudahan konsolidasi demokrasi kita di 2024 ini jadi lebih baik,” pungkasnya.

Diketahui, sebelumnya MKMK memutuskan adanya pelanggaran kode etik dalam putusan MK yang melonggarkan syarat pencalonan presiden-wakil presiden.

Atas putusan itu, seorang kepala daerah bisa maju di pemilihan presiden meski usianya di bawah 40 tahun.

Putusan MK ini yang kemudian melapangkan jalan bagi putra Presiden Joko Wibowo (Jokowi), yakni Gibran Rakabuming Raka sehingga bisa menjadi calon wakil presiden dari capres Prabowo Subianto. (jun)

Exit mobile version