MAKASSAR,BKM.COM–DUNIA model tak melulu tentang paras cantik dan tampan. Attitude atau sikap dan perilaku yang Anda tunjukkan sehari-hari menjadi hal yang utama. Begitu pula dengan budaya siri’.
ANADARA Malebbi Kallolo Magaretta (AMKM) Sulawesi Selatan 2023 telah menghasilkan pemenang. Putri Esha terpilih sebagai Anadara Malebbi. Ia pelajar kelas dua Jurusan Ekuntansi SMKN 1 Sidrap.
Sementara Andi Paruwisi menjadi pemenang untuk Kallolo Magaretta. Cowok dengan tinggi badan 183 sentimeter ini tercatat sebagai mahasiswa semester satu Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Sidrap. Esha dan Andipar –sapaan akrab keduanya- hadir menjadi tamu siniar untuk kanal Youtube Berita Kota Makassar.
Di awal wawancara, keduanya bersepakat menyebut bahwa attitude begitu diutamakan di AMKM. Karenanya, mereka merasa bangga dengan pencapaian yang diraih hingga saat ini.
Bagi Esha, keikutsertaannya di ajang AMKM merupakan yang pertama kali dia terjun di dunia model. Menjadi kebanggaan tersendiri karena langsung meraih juara. Bahkan mewakili Sulsel pada tingkat nasional di ajang Festival Model Batik Indonesia dan meraih juara runner up satu.
Sementara Andipar menyebut dirinya orang yang tidak puas hanya dengan satu prestasi. Karena itu ingin lagi mencoba sesuatu yang baru.
Menurut Esha dan Andipar, ajang AMKM yang diikutinya menitikberatkan penilaian pada perilaku seseorang yang bisa menjaga tata krama, menjadikan siri’ sebagai pedoman hidup serta mementingkan attitude. ”Percuma berparas tampan dan cantik kalau attitudenya tidak baik,” ujar keduanya kompak.
Esha ikut ajang AMKM setelah pihak sekolah mengusulkannya. Ia sebelumnya diajak menjadi model make up artis (MUA). Setelah itu disarankan ikut AMKM, karena melihat ada potensi yang dimilikinya. Gayung bersambut, Esha langsung menyatakan setuju untuk ikut.
Lain halnya dengan Andipar. Ia yang yang sudah pernah ikut ajang Duta Pariwisata, disarankan oleh temannya untuk ikut seleksi AMKM tingkat kabupaten. Hasilnya, dia mendapat juara dan terpilih mewakili Sidrap pada tingkat provinsi.
Di ajang AMKM, Andipar mengikuti seleksi mulai dari tes wawancara. Selanjutnya tes bakat dan berlanjut ke gran final. Masuk tiga besar, ia lanjut orasi. Kemudian diumumkan siapa yang terpilih jadi Anadara Malebbi Kallolo Magaretta Sulsel 2023.
Sebagai persiapan ketika hendak mengikuti AMKM, Esha mengaku belajar cara berbicara di depan umum, jalan di atas panggung, serta memperbaiki attitude. Sedangkan Andipar memperluas wawasan tentang kebudayaan dan kepariwisataan yang ada di daerahnya. ”AMKM itu kan mengutamakan attitude dan smart. Ketiga barulah paras peserta,” imbuhnya.
Keduanya pun sepakat dengan penilaian attitude terhadap para peserta, karena hal itu alamiah dan tak bisa diubah. Sementara smart biasa diasah. Paras cantik dan tampan menjadi acuan berikutnya.
Menurut Esha, masuk ke dunia modeling pertama kalinya ketika duduk di bangku SMA. DI ajang AMKM ia baru tahu apa itu modeling dan fashion.
”Saya dulunya suka menari. Dari kelas tiga SD dan sering ikut lomba sampai SMA. Sering dapat juara. Sebelumnya tidak pernah ada cita-cita jadi model. AMKM jadi motivasi untuk menjadikan model sebagai pilihan,” terang Esha.
Sementara Andipar adalah cowok yang suka olahraga, main voli, basket, sepak bola dan jenis olahraga lainnya. ”Semenjak SD kelas satu memang suka olahraga. Sering ikut pertandingan. Bahkan sudah masuk sekolah sepakbola. Sempat punya keinginan jadi pemain sepakbola,” jelasnya.
Sama seperti Esha, Andipar juga tidak pernah berpikir menjadi seorang model. Ketika SD ia ingin jadi pilot. Naik SMP cita-cita jadi polisi. Sekarang fokus kuliah dan belum menentukan akan menjadi apa nantinya.
Ia masuk AMKM untuk memberikan wadah pada diri sendiri, memperluas pengetahuan tentang kebudayaaan, kepariwisataan, serta politik. Hal itu sejalan dengan program studi yang diambilnya di kampus, yaitu Ilmu Pemerintahan. (*/rus)
