MAKASSAR, BKM — Kampus vokasi Politeknik Maritim (Polimarim) AMI Makassar membuktikan bahwa alumninya mampu bersaing di bursa kerja. Tak hanya di dalam negeri, tapi juga mancanegara. Bahkan sebelum wisuda pun mereka sudah bisa memenangkan persaingan dengan diterima bekerja di berbagai tempat.
Fakta itu terlihat pada Wisuda dan Pelantikan Perwira Transportasi Laut ke XXXIV di Sandeq Ballroom Claro Hotel, Jalan AP Petta Rani, Sabtu, 23 Desember 2023. Dari 374 wisudawan yang dilantik, sedikitnya ada 30-an orang lebih telah bekerja. Satu persatu mereka disebutkan nama dan tempat kerjanya, dan selanjutnya diundang naik ke podium guna mendapatkan penghargaan yang diserahkan langsung oleh Direktur Polimarim AMI Makassar Dr. Amrin Petta Rani,S.E.,S.T.,M.M.,M.A.P.
Wisuda dan pelantikan dipimpin oleh inspektur upacara yang juga Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah IX Sulawesi Selatan, Barat, dan Tenggara (Sultan Batara) Dr. Andi Lukman,M.M. Direktur Polimarim bersama para wakil direktur mendampingi.
Di depan para wisudawan, orang tua/wali serta civitas akademika Polimarim AMI, Andi Lukman menyampaikan apresiasinya terhadap Kampus Biru. ”Polimarim AMI merupakan salah satu perguruan tinggi vokasi terbaik yang ada di Indonesia saat ini. Indikatornya adalah lulusan yang cepat bekerja. Itu bisa diukur dari berapa lama masa tunggu lulusannya untuk bekerja. Ada yang selesai langsung kerja dan ada yang tidak lama setelah lulus kemudian bekerja. Bahkan, ada lulusan Polimarim AMI masa tunggunya minus. Artinya, mahasiswa yang belum lulus sudah mendapatkan pekerjaan,” katanya.
Ada sejumlah instrumen penilain yang disampaikan Andi Lukman sehingga dirinya menegaskan Polimarim AMI Makassar sebagai perguruan tinggi vokasi terbaik. Pertama adalah lulusan yang terserap di dunia kerja. Kedua, Polimarim ini taat asas, taat kebijakan dari pemerintah, melaksanakan Tri Dharma Perguruan tinggi dengan baik dan benar. Termasuk melaksanakan program Merdeka Belajar Kampus merdeka (MBKM).
Instrumen ketiga, lanjut Andi Lukman, yakni hubungan antara perguruan tinggi dengan pemangku kepentingan yang sangat bagus. Karena stakeholder turut dilibatkan dalam membahas mutu luaran. Setelah itu, mereka memakai lulusannya.
Poin keempat yang menjadi faktor penilaian, lanjut Andi Lukman, adalah banyak praktisi, yakni profesi pelaut yang menjadi pengajar di kampus Polimarim AMI. “Dosennya rata-rata praktisi. Mereka enam bulan mengajar, lalu enam bulan kemudian berlayar. Jadi apa yang diperoleh dan diajarkan adalah fakta dan pengalaman dari lapangan,” terangnya.
Ia berharap dengan apa yang telah dicapai oleh Polimarim ini mendorong pengelola semakin meningkatkan kinerja untuk menciptakan manusia yang unggul. Sebab itu menjadi Indikator Kinerja Utama (IKU) sebuah perguruan tinggi.
Direktur Polimarim Dr. Amrin Petta Rani dalam sambutannya, mengungkap bahwa kegiatan wisuda ini tidak hanya hadir para wisudawan dan orang tuanya. Tapi juga diikuti sejumlah alumni yang sudah sukses untuk memberikan pesan-pesan inspiratif.
Amrin menyebut, dari 374 wisudawan yang dikukuhkan, terdapat kurang lebih 30-an lulusan yang sudah bekerja di perusahaan, baik perusahaan pelayaran maupun sebagai pelaut.
“Harapan kami lulusan makin kompeten ke depannya. Sengaja kami mengundang senior yang telah sukses untuk memberikan motivasi dan lulusan baru direkrut untuk bergabung di perusahaan yang mereka pimpin,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Amrin mengatakan hingga wisuda ini sudah terdapat kurang lebih 13 ribu lebih alumni dari Polimarim yang tersebar di berbagai tempat. Saat ini juga Polimarim AMI telah menjadi tempat pelaksanaan Diklat kepelautan swasta yang menggelar sejumlah ujian kompetensi pelaut, mulai GMDSS hingga terbaru sebagai penyelenggaran ujian negara Operator Radio Umum (ORU).
“Polimarim sudah tercatat sebagai sebagai tempat pelaksana ujian negara ORU atau Radio Elektronik Operator Radio (REOR). Kita sudah meluluskan 141 peserta. Kami juga akan membuka S2 Terapan Manajemen Pemasaran dan Inovasi Teknologi Maritim,” jelasnya.
Adapun rincian peserta wisuda, yakni Prodi Manajemen Pelabuhan sebanyak 59 orang, Prodi Permesinan Kapal 87 orang, Prodi Studi Nautika 112 orang, dan Prodi Transportasi Laut 116 orang, dengan total 374 orang.
Usai wisuda, dilanjutkan dengan ramah tamah. Wisudawan terbaik dari masing-masing prodi pun diumumkan. Kemudian digelar peluncuran buku ajar karya Direktur Polimarim AMI berjudul Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) yang diterbitkan Yayasan Indonesia Emas.
Buku ajar ini berisi delapan bab dengan materi-materi, konsep dasar MSDM, fungsi MSDM, analisis dan perencanaan, organisasi MSDM, kepemimpinan, kinerja dan evaluasi, kepuasan serta etika dan profesionalitas.
Secara simbolis buku ajar tersebut diserahkan kepada Kepala LLDikti Wilayah IX Sultan Batara, Ketua Harian DPKP Hubla Kemenhub, pejabat Ditjen Vokasi Kemendikbudristek Drs. Sudarsono, stakeholder PT SPILL Capt. Frans Tangke, dan Ketua Yayasan Dra. Halijah Nur Tinri. (*/rus)
Wisudawan Terbaik
Prodi Nautika
1. Andi Asriadi Russu
2. Achmad Ariq Naufal Rusnaedi
3. A. Chandra Ramadana S
Prodi Manajemen Pelabuhan
1. Novita
2. Uci Wulan Ramadani
3. Rahman Rusydi
Prodi Permesinan Kapal
1. Abdul Khalik
2. Moh Ilham
3. Muh Yusril
Transportasi Laut
1. Andi Rahmi Pawellangi
2. Fransiska Sampe
3. Sri Nur Aulia
