Site icon Berita Kota Makassar

BC Makassar Selamatkan Kerugian Negara Rp4,9 M dari Rokok Ilegal

MAKASSAR, BKM — Sepanjang tahun 2023, Kantor Bea Cukai (BC) Makassar berhasil  menyelamatkan potensi kerugian negara sebesar Rp6.029.615.450. Dari jumlah tersebut, potensi kerugian negara yang paling banyak diselamatkan dari rokok ilegal. Jumlahnya mencapai Rp4.959.634.400.
”Sepanjang Januari hingga Desember 2023, ultimum remedium sebanyak 23 perkara. Nilainya mencapai Rp552.417.000. Sehingga total kerugian negara yang berhasil diselamatkan sebanyak Rp6.029.615.450,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bea Cukai Makassar, Zaeni Rokhman, pada acara coffee morning bersama puluhan wartawan dari berbagai media, di aula Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean (TMP) B Makassar, Rabu (17/1).

Ultimum Remedium sendiri, menurut Zaeni, yaitu pelanggar akan dikenai denda sebesar tiga kali dari nilai cukai yang harus dibayar. Sementara barang yang diduga sebagai pelanggaran akan menjadi milik negara.
Pada kesempatan tersebut, Zaeni juga mengungkapkan pencapaian kinerja Kantor Bea Cukai Makassar untuk tahun 2023. Dikatakan, realisasi penerimaan di kantor yang sekarang dipimpinnya, melebihi dari target yang telah ditentukan.
Dari target Rp226.489.884, Kantor Bea Cukai Makassar berhasil merealisasikan
penerimaan sebanyak Rp278.049.890.000 atau tercapai 122,76 persen.
Dari realisasi penerimaan tersebut, Bea Masuk memberi kontribusi paling banyak, yakni sebesar Rp197.581.365.000. Penerimaan ini jauh melebihi dari target yang hanya Rp150.819.884.000. Untuk Bea Keluar sebesar Rp30.181.666.000. Jumlah ini juga jauh melampaui dari target yang hanya Rp19.360.000.000.

Sedangkan untuk penerimaan dari Cukai, hanya mampu terealisasi Rp50.286.859.000 dari target Rp56.310.000.000. Tidak tercapainya target penerimaan Cukai ini, menurut Zaeni Rokhman, lantaran adanya kenaikan tarif cukai rokok. Dimana, berdampak pada naiknya harga jual rokok.
”Sehingga banyak masyarakat memilih mengurangi untuk membeli rokok. Atau bahkan mungkin ada yang memilih berhenti merokok karena tidak mampu membeli rokok karena adanya kenaikan harga ini,” tutur Zaeni sembari tersenyum.
Untuk tahun 2024 ini, tambah Zaeni, meski disebut orang sebagai tahun politik, tapi target yang diberikan dari Kementerian Keuangan kepada Kantor Bea Cukai Makassar tetap jauh lebih tinggi dari target maupun pencapaian dari tahun 2023 lalu.
Untuk bisa merealisasikan target di 2024 ini, ujar Zaeni, jajaran Kantor Bea Cukai Makassar akan meningkatkan kerja sama dan kolaborasi, baik dengan institusi pemerintah, swasta, maupun stakeholders lainnya. Terutama dalam melakukan penegakan aturan kepada pihak-pihak yang melakukan pelanggaran kepabeanan.
”Jadi untuk tahun 2024 ini, kami dari Kantor Bea Cukai Makassar mendapatkan target penerimaan dari Kementerian Keuangan sebesar Rp352.253.568.000 yang dibagi atas Bea Masuk sebesar Rp251.698.392.000, Bea Keluar Rp58.430.694.000, dan Cukai Rp42.124.482.000,” tutup Plt Kepala Bea Cukai Makassar, Zaeni Rokhman. (mir)

Exit mobile version