Site icon Berita Kota Makassar

Wakil Menag Kenang Moderasi Ala Gusdur

MAKASSAR, BKM– Wakil Menteri Agama RI, Syaiful Rahmat Dasuki menghadiri kegiatan moderasi beragama lintas agama yang dihelat oleh Pusat Pembinaan dan Pendidikan (Pusbimdik) Khonghucu Kemenag RI di Klenteng Ibu Agung Bahari, Makassar, Sabtu (27/1) lalu.

Dihadapan para undangan, petinggi dan umat Konghucu Sulsel, Syaiful Rahmat Dasuki mengenang nilai mederasi beragama ala mantan presiden RI, Gus Dur.
Syaiful Rahmat Dasuki adalah salah satu santri dari Presiden RI ke 4 KH Abdurahman Wahid yang sering dipanggil Gusdur.Ia mengatakan almarhum Gusdur telah mengajarkan kepada kita semua akan sikap dan nilai moderasi beragama yang begitu paripurna, yang salah satu hasilnya yang bisa dirasakan sampai saat ini adalah pengakuan negara akan eksistensi agama Konghucu di Indonesia.

Ia menggambarkan bahwa Indonesia hari ini terbentuk secara alami dari pluralitas dan akulturasi budaya yang sudah inhern di masyarakat Indonesia sejak dahulu kala sampai saat ini yang dibingkai dalam nilai Bhineka Tunggal Ika
“Nilai dan sikap Bhineka Tunggal inilah inilah kemudian menjadi perekat persatuan bangsa Indonesia, disinilah pentingnya mempertahankan sikap moderat yang menjadi warisan leluhur bangsa kita,” ungkap Syaiful Rahmat Dasuki.
Sementara, Ketua Majelis Tinggi Agama Konghuchu Provinsi Sulawesi Selatan dr Ferdi Sutono mengucapkan terima kasih dan penghargaan sebesar besarnya kepada wakil menteri Agama RI yang berkenan hadir di salah satu Klenteng tertua di Sulsel, Ia berharap, perhatian yang diberikan Kemenag selama ini, bisa diberikan tambahan berupa kuantitas program dan kegiatan bagi umat Konghucu khususnya di Sulsel.(jun)

Exit mobile version