Site icon Berita Kota Makassar

APMP Minta Bawaslu Saksi Caleg yang Manfaatkan Bea Siswa PIP

MAKALE, BKM–Puluhan pemuda yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Dan Mahasiswa Untuk Pendidikan (APMP), menggelar aksi demo kepada badan pengawas pemilihan umum (Bawaslu) Tana Toraja, di Jl Tongkonan Ada’ Makale, Jumat (2/2).
Kordinataor aksi demo, Theofilus Patu Rerung kepada media ini mengatakan bahwa ada tujuh tuntutan yang disampaikan APMP ke Bawaslu Tana Toraja, selain mendesak Bawaslu kawal Pileg dan Pilpres dengan jujur, adil, tertib, dan bermartabar.

Demikian pula Bawaslu meminta agar menertibkan APK yang dipasang di pohon, serta beri sanksi kepada calon anggota legislatif (Caleg) yang manfaatkan fasilitas negara baik KIP, PIP, dan PKH agar dapat meraih suara dari masyarakat, hentikan tindakan ASN yang melakukan kampanye disekolah, serta tindak tegas yang melanggar tahapan demokrasi.
“Tak hanya itu, APMP juga meminta agar Diknas Tana Toraja mengedepankan mencerdaskan kehidupan berbangsa, bukan sektor pendidikan jadi alat politik, serta Diknas harus menginstruksikan para guru dan Kepala Sekolah agar tidak mengintimidasi orang tua siswa untuk memilih Caleg tertentu,” ujar Theofilus.

Ketua Bawaslu Tana Toraja, Elis Bua Mangesa tidak menampik adanya aspirasi dari mahasiswa sebagai bentuk pengawasan partisipatif guna mewujudkan Pemilu yang bermartabat.
Menurut Elis, tuntutan APMP sebelumnya sudah ditindaklanjuti Bawaslu, selebihnya dituntaskan berikutnya. “Pastinya Bawaslu tidak alergi aspirasi sebab bentuk koreksi dan itu tugas Bawaslu lebih baik kedepan. Bawaslu Tana Toraja mengawal proses demokrasi terus junjung tinggi aturan dan regulasi telah ada,” imbuh Elis (gus/rif/c).

Exit mobile version