WAJO, BKM — Harga komoditas pangan beras di Kabupaten Wajo mengalami kenaikan yang cukup fantastis. Para pedagang khususnya warung makan misalnya mengeluhkan harga bersa yang kenaikannya hampir setiap hari terjadi padahal bulan Ramadhan 1445 Hijrah masih lama.
Pemilik prasmanan di Gedung DPRD Wajo, Suriani saat ditemui BKM, Senin (26/2) mengaku sangat terkejut dengan kenaikan harga beras yang begitu tinggi. Dengan kenaikan harga beras jelas dia berdampak pada penjualannya.
“Benar sekali pak, harfga beras naiknya tinggi sekali. Kami kaget dengan kenaikan harga beras apa lagi kita kurang persiapan,” ujarnya.
Suriani yakin yang mengeluhkan kenaikan harga beras bukan cuma dirinya tapi warga lain mengeluhakna hal yang sama. Dirinya bersama para penjual makanan lainnya hanya bisa mengurut dada melihat kenaikan harga saat ini.
“Pasti semua warga merasakan apa lagi kita para pedagang makanan pasti kena dampak, mau dinaikkan harga makanan takut pelanggan lari jadi bertahap juga. Apalagi sudah hampir masuk bulan Ramadhan pasti kebutuhan lebih meningkat,” sambungnya.
Sebelumnya harga beras masih relatif normal dan tiba- tiba naik di pasaran. “Waktu minggu lalu harga beras masih Rp 10 ribu perliter tapi sekarang sudah Rp 12 ribu. Duh mahalnya kodong,” jelasnya. (rls)

