MAKALE, BKM — Pasca banjir menggenangi Kota Makale dilaporkan ratusan warga terdampak banjir mengungsi ke rumah keluarganya, Minggu (25/2) dinihari. Pihak Pemkab Tana Toraja langsung bergerak cepat menddirikan Posko tanggap darurat di Gedung Tammuan Mali, Makale.
Tidak ada korban jiwa banjir tersebut namun warga menderita kerugian materil sebab sejumlah harta benda dan ternak hanyut terbawa arus. Satu unit mobil Toyota Rush milik Cafe Kinawa hanyut terseret banjir, hingga sekarang belum ditemukan bangkainya tersangkut dimana.
Sekkab Tana Toraja dr Rudhy Andi Lolo ditemui di Posko mengatakan, dari Pemkab menyiapkan makanan para korban banjir dan didistribusi kewarga terdampak banjir.
Rudhy menjelaskan, posko terpadu banjir Makale juga mendapat bantuan tanggap darurat dari mantan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, berupa beras, mie instant dan air mineral serta baju ganti korban dilokasi, dan bantuan donatur lainnya juga mulai berdatangan.
”Kami prihatin atas musibah banjir tersebut. Kiranya warga segera beraktivitas seperti biasa meskipun masih ada yang sedang membersihkan rumah,” ujar Rudhy.
Lurah Tondon Mamullu, Daniel Tandi sebelum banjir sekitar wilayah Makale dan Mengkendek diguyur hujan lebat hingga sore hari. Sekitar jam tujuh malam air mulai naik dan menggenangi pemukiman serta wilayah pasar tradisinal Makale, setelah air kiriman air dari area Mengkendek masuk ke Makale, banjirpun tak terhindarkan.
Menurut Daniel Tandi banjir besar dan terparah kali ini kembali terjadi 18 tahun gegara sampah menumpuk dan aliran sungai menyempit. Untuk diketahui Wakil Bupati( Wabub) Zadrak Tombeg saat kejadian langsung temui warga di lokasi. (gus/C)
