MAKASSAR, BKM — Bulan suci Ramadan segera tiba. Momen seluruh umat muslim untuk berkumpul dan bersilaturahmi bersama keluarga, kerabat, dan sahabat. Dalam momentum seperti ini, banyak orang yang mencari destinasi kuliner yang menarik.
Ibis Makassar City Center yang terletak di Jalan Maipa, Kota Makassar menawarkan konsep lorong sembari menyantap hidangan berbuka puasa dengan tema Lorong Ramadhan.
Ketua Panitia Lorong Ramadhan Ibis Makassar City Center Andi Fadli Ramadhan, menjelaskan bahwa resto dengan konsep lorong ini merupakan adaptasi dari lorong Kota Makassar yang sangat banyak dan unik-unik, dengan menghadirkan pengalaman yang berbeda. Karena itu diharapkan dapat memberikan pengalaman yang memorable kepada seluruh elemen masyarakat, khususnya warga Makassar.
Ibis Makassar City Center memberikan konsep pengunjung dapat menikmati pengalaman berbuka di area outdoor dengan suasana dekorasi seperti di dalam lorong. Sementara menu makanan yang disajikan lebih dari 50 menu jenis. Pengunjung hanya perlu membayar nominal Rp110.000 untuk mendapatkan promo buka puasa all u can eat.
Bukan hanya makanan, terdapat beberapa aktivitas di resto yang memiliki konsep lorong ini. Seperti live music dan anggaru, juga akan disuguhkan sembari menunggu waktu berbuka puasa tiba. Pada bulan suci Ramadan ini Ibis Makassar City Center juga akan memanjakan seluruh member dengan mendapatkan potongan diskon sebesar 5-10 persen.
Terdapat enam tema menu santapan di Lorong Ramadhan ini, yakni makanan khas Makassar, Bali, Padang, Jakarta, Surabaya, Manado, yang penyajiannya digilir setiap pekannya. Resto Lorong Ramadhan juga tetap menyediakan menu khas timur tengah, seperti nasi kebuli dan nasi mandi sebagai khas bulan Ramadan.
”Kami menginisiasi konsep Lorong Ramadhan ini agar semua kalangan merasakan nuansa kerakyatan ketika berbuka puasa di tempat ini. Terlebih lagi khas anak muda yang suka melakukan kegiatan kumpul-kumpul sebagai bentuk kebersamaan, menjadi landasan yang kuat dalam mencetuskan program Lorong Ramadhan ini,” terang Andi Fadli kepada wartawan, Senin (26/2).
Di resto ini menyajikan konsep out door agar konsumen merasakan nuansa lokal yang kuat dan minimalis ketika berkunjung. Andi Fadli menegaskan, pengunjung tak perlu khawatir dengan kondisi cuaca yang dinamis, karena pihaknya sudah menyiapkan alternatif ketika terjadi hujan, ada area indoor yang disiapkan.
Lorong Ramadhan ini resmi dibuka pada hari pertama bulan suci Ramadhan, yakni Selasa, 12 Maret 2024 dan akan selesai bersamaan dengan berakhirnya bulan suci Ramadan. Pihak hotel sudah menyiapkan fasilitas musala sehingga pengunjung tak perlu risau ketika hendak melaksanakan ibadah salat di lokasi hotel.
Kapasitas resto area outdoor ini bisa menampung 160 orang. Sementara untuk area indoor mampu menampung sekitar 150 orang. Ditargetkan ada 300 orang yang akan berkunjung setiap hari ketika program dilaksanakan. Sedangkan untuk target okupansi kamar hotel sekitar 60-60 persen setiap harinya. (yus)
