Site icon Berita Kota Makassar

Rp200 M untuk Infrastruktur Jalan Stadion di Sudiang

MAKASSAR, BKM — Pemerintah Provinsi Sulsel bersama Pemerintah Kota Makassar akan bersinergi dalam menghadirkan stadion di daerah ini. Hal itu sebagai tindak lanjut dari peregasan yang disampaikan Presiden Jokowi akan mengalokasikan anggaran guna menghadirkan stadion representatif di ibu kota Makassar.
Penjabat Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin mengatakan anggaran untuk pembangunan stadion rencananya dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah melalui pos Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Pemerintah Provinsi Sulsel akan menyiapkan lahannya. Sementara untuk infrastruktur berupa sarana jalan di sekitar stadion, akan menjadi tanggung jawab Pemkot Makassar.

“Jadi anggaran stadion dari APBN, tanahnya milik provinsi. Jalannya kan belum ada, dan ini wilayahnya di Kota Makassar. Pemkot yang akan bangun jalannya,” ungkap Bahtiar usai menghadiri pembukaan Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) Pemkot Makassar yang digelar Senin (26/2) di Hotel Four Point by Sheraton.

Bahtiar mengakui, sebenarnya pihaknya sudah sejak lama mengajukan permohonan pembangunan stadion di Kota Makassar ke pusat. “Pada 15 November saya sudah bersurat kepada Menteri PUPR, Menpora, dan PSSI minta Sulsel, Makassar dibuatkan stadion. Cuma saya diam-diam saja. Jadi saya sudah bersurat untuk minta izin,” ungkapnya.
Menurutnya, ada yang mengkhawatirkan lahan yang menjadi lokasi pembangunan stadion di Sudiang bisa mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Namun, Bahtiar menjamin lokasi tempat akan dibangunnya stadion aman dan tidak akan mengganggu aktivitas penerbangan.
“Saya sudah beberapa kali pergi memantau kawasan stadion Sudiang, itu sekaligus saya tinjau sampai paling belakang. Melihat berkali-kali jalurnya pesawat, jauh sekali (dari jalur pesawat). Jadi saya pastikan lokasi itu tidak seperti apa yang dikhawatirkan. Saya kira Sudiang itu aman untuk pembangunan stadion,” tambah Bahtiar.

Dikonfirmasi di tempat yang sama, Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto menerangkan, Pemkot Makassar siap untuk memback up hadirnya stadion di Makassar. “Saya yakin bahwa presiden kasih yang terbaik untuk Sulsel, jadi bukan sekadar (kapasitas) 15.000. Saya kira ini setara dengan stadion utama, yang berarti kalau utama di atas 50.000. Itu berarti, bukan hanya penontonnya dari Makassar, tapi dari Bone, Maros, Gowa dan dari daerah lainnya,” kata Danny.

Orang nomor satu Makassar itu berjanji akan mengalokasikan anggaran untuk membangun sarana infrastruktur jalan di kawasan yang akan dibanguni stadion. Ia menyebut akan mengalokasikan anggaran sekitar Rp200 miliar untuk membangun infrastruktur jalan.
“Anggaran yang disiapkan pemkot, saya akan coba untuk hitung, sekitar Rp200 miliaranlah kita harus siapkan untuk menyelesaikan ini,” jelas Danny.
Orang nomor satu Makassar itu juga berjanji akan membantu menganalisa dan meneliti sistem transportasi di kawasan tersebut. Soal kekhawatiran terkait kehadiran stadion bisa mengganggu aktivitas penerbangan, Danny menilai jika posisi pembangunan stadion tidak masuk dalam kerucut Kawasan Operasi Keselamatan Penerbangan (KKOP). “Seperti Stadion Schipol di Amsterdam, dia tidak masuk di kerucut dalam,” tandasnya. (rhm)

Exit mobile version