MAKALE, BKM — Ratusan pesilat Tapak Suci menggelar Bakti Sosial (Baksos) di pemukiman warga Kota Makale yang menjadi lokasi terjadinya bencana banjir baru-baru ini, Minggu (3/3). Aksi sosial ini dilakukan sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan yang tercemar gegara tumpukan sampah berserakan dipemukiman warga akibat banjir.
Ketua IPSI Tana Toraja juga sekaligus Ketua Pimda Tapak Suci Tator Sumartin mengatakan olahraga beladiri tapak suci pencak silat merupakan warisan leluhur bangsa Indonesia yang memuat unsur kearifan lokal dan nilai luhur budaya bangsa. Tidak heran jika pesilat hadir berinteraksi ditengah masyarakat melakukan kegiatan sosial.
Meskipun saat latihan garang di gelanggang namun ditengah masyarakat tetap menjunjung tinggi nilai moral dan etika. Apalagi bila bermanfaat bagi sesama serta bersahabat dengan lingkungan dan alam semesta. Baksos tapak suci dihadiri perguruan silat Persinas Asal Tana Toraja dan terlaksana atas dukungan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Tana Toraja bersama Ortomnya.
”Terima kasih Pemkab Tana Toraja telah menyiapkan armada sampah sehingga pengangkutan sampah berjalan lancar, ”pungkas Sumartin.
Untuk diketahui Perguruan silat Tapak Suci Putera Muhammadiyah Tana Toraja telah membuka 8 cabang dan unit latihan, selain di SMA N 9 Tana Toraja, juga MIN/MTz Uluwai, Pesantren Muhammadiyah Tana Toraja, Pesantren Al Hidayah Kaduaja, MAN 1 Tana Toraja, MTzN 1 Tana Toraja, MIM To’ Kaluku dan MI Rembon (gus/C)
