Site icon Berita Kota Makassar

Sekkab Pimpin Apel Pagi

WAJO, BKM — Pemkab Wajo melaksanakan apel pagi gabungan yang diikuti Sekretariat Daerah, Sekretariat Dewan, Kominfo, Bappelitbangda, Kesbangpol, Senin (4/3). Sekkab Wajo Armayani memimpin apel dan dihadiri Pj Bupati Wajo Andi Bataralifu.
Armayani menyampaikan arahan di apel pagi kalau pelaksanaan apale sesuai arahan Pj Bupati Wajo, karena ada beberapa OPD dalam satu lingkup kompleks maka apelnya bersama- sama tidak terpisah-pisah.

“Kita harus paham, setiap hari kita punya kewajiban untuk melaksanakan tugas termasuk melaksanakan apel pagi, dan ini sudah beberapa tahun menjadi indikator kinerja semua ASN,” kata Armayani
Pemkab Wajo tahun ini berupaya bagaimana meningkatkan TPP untuk mendukung kinerja Pj Bupati Wajo sehingga harapannya apel pagi ini bagaimana ASN melaksanakan kegiatan di kantor bisa mendukung program intervensi dari pemerintah pusat, apa itu ya stunting, inflasi dan juga mendukung Pilkada yang akan dilaksanakan bulan November mendatang.
“Minggu ini Pemkab Wajo menjadi sorotan karena inflasi kita berada di 5,48 persen dan tertinggi di Sulsel. Menjadi kewajiban kita semua bagaimana bisa mengendalikan inflasi terutama terkait beras, kenapa karena tahun lalu kita berada di harga beras yang rendah Rp 9.000 dan bulan Februari ini harga sudah Rp 13 000 sampai Rp.14.000,” ujar Sekkab.

Inilah perlu dicari akar masalahnya karena Bulog dari bulan Januari- February sudah menggelontorkan beras 700 ton, itu cukup besar dan inilah yang perlu dikawal semua terutama OPD semua bisa turun ke lapangan memantau supaya cepat kita kendalikan inflasi dan buka saja itu, terutama juga yang memicu adalah rokok, kosmetik bagi wanita dan juga perhiasan tetapi yang paling memicu adalah beras yang sangat melonjak naik, dan menjadi perhatian bagi kita semua.
Sebelum menutup Armayani mengajak bekerjasama, berkolaborasi untuk mengendalikan inflasi dalam waktu dekat dan kita ada beberapa titik pasar murah bekerjasama dengan Bulog dan penyampaian nya kita sebar di grup agar bisa diakses masyarakat, apa lagi kita akan memasuki bulan suci ramadhan dan biasanya semua naik bahan pokok jadi ada dua tugas inflasi dan menghadapi bulan Ramadhan ini. (rls)

Exit mobile version