MAKASSAR, BKM — Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman tak henti-hentinya memberikan perhatian kepada korban bencana alam banjir dan tanah longsor di Sulsel.
Setelah mengirim bantuan berupa sembako dan kebutuhan lainnya kepada korban banjir dan tanah longsor, Ketua Umum Pengurus Pusat IKA Unhas ini kembali memberikan santunan kepada 14 warga Luwu dan Enrekang yang keluarganya meninggal dunia akibat banjir dan tanah longsor.
Penyerahan santunan dilakukan usai salat Jumat di AAS Building Jalan Urip Sumohardjo Makassar, Jumat (10/5/2024) siang.
Ke-14 warga ini berasal dari Kecamatan Cimpu, Suli Barat dan Latimojong serta dari Kabupaten Enrekang.
Ke-14 warga tersebut adalah Abdul Risal, Juhardi, Ikram, Subaida, Sirin, Kamaria, Annur, Al Raoda, Adi Suandana, Fauzi, Yusnita, Khaerul, Angga dan Muh Aril.
“Saya sebenarnya mau sekali turun ke lokasi banjir dan tanah longsor, tapi ada tugas negara di luar negeri. Tapi kami sudah mengirim bantuan sebanyak 60 truk berupa sembako dan barang lainnya,” kata Andi Amran yang didampingi Direktur Pengembangan PT Tiran, Moch Safri Sabit dan Direktur AAS Foundation, Rezky Mulyadi.
Menurut Amran, bencana alam yang terjadi di Luwu, Enrekang Toraja, Pinrang, Wajo, Sidrap dan Sinjai merupakan kepedihan bagi semua warga Sulsel.
Ando Amran lalu menyerahkan santunan kepada 14 warga yang didatangkan AAS Foundation, AAS Community dan IKA Unhas ini.
Selain memberikan santunan berupa uang tunai, Andi Amran juga membantu warga yang lahan pertaniannya rusak akibat banjir dan tanah longsor. Ia langsung meminta Dinas Pertanian untuk mendata lahan pertanian yang rusak.
“Kami akan bantu alat pertanian dan bibit agar warga yang rusak lahan pertaniannya bisa kembali bertani,” jelasnya.
“Untuk bantuan uang tunai itu adalah dari saya pribadi. Tetapi kalau bantuan bibit dan alat pertanian itu dari Kementerian Pertanian,” tambah Amran.
Jamaah salat Jumat AAS Building yang menyaksikan langsung penyerahan bantuan ini memberikan aplaus kepada Andi Amran Sulaiman. “Hidup Puang Amran,” teriak para jamaah secara bersamaan.
Tidak lupa Andi Amran meminta kepada AAS Foundation, AAS Community dan IKA Unhas untuk mengantar kembali 14 warga yang telah diundang ke Makassar.
“Layani mereka dengan baik. Antar kembali ke kampungnya dengan bus terbaik,” tegas Amran.
Usai penyerahan santunan, Amran lalu mengajak 14 warga tersebut naik ke ruangan Andi Amran. Mereka diajak makan siang bersama dengan Menteri Pertanian dan sejumlah pejabat lainnya. (*)

