BULUKUMBA, BKM — Tanpa sebab yang jelas, tetiba Ruang Perawatan Anak di lantai dua gedung C1 Mawar Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Dg Radja Bulukumba roboh. Peristiwa ini berlangsung pada Jumat dinihari (22/3) pukul 01.30 Wita.
Plafon tersebut seketika berjatuhan ketika hampir semua orang yang berada di ruangan tersebut tengah lelap tertidur. Mendengar suara benda runtuh, mereka yang berada di dua ruangan, masing-masing ruang 211 dan 212 langsung panik dan berlarian menyelamatkan diri. Tak lupa mereka membawa serta pasien yang dijaganya keluar dari ruangan. Mereka mengira tengah terjadi gempa bumi, karena timbulnya bunyi keras disertai dengan air yang berjatuhan.
Direktur RSUD Sultan Dg Radja dr H Rizal yang dihubungi BKM, membenarkan peristiwa tersebut. ”Untuk sementara tim kami masih menyelidik penyebab robohnya plafon itu. Petugas juga sudah dikerahkan untuk segera membersihkan dan membenahi kembali ruangan yang rusak,” ujarnya, kemarin.
Menyusul peristiwa tersebut, pasien terpakda dipindahkan ke ruangan lain. Tidak ada korban dalam peristiwa ini. Namun, banyak pihak yang sangat menyayangkan kejadian ini. Karena gedung rumah sakit masih terbilang baru.
Salah seorang keluarga pasien menduga, plafon yang rubuh itu kondisinya lembab akibat tetesan dari penampungan air. Akibatnya, lama kelamaan material plafon menjadi rapuh hingga akhirnya runtuh. (*/rus)
