MAKASSAR, BKM–Pertumbuhan kendaraan diprediksi meningkat saat mudik lebaran tahun ini dibandingkan tahun sebelumnya.Sebab, khusus di Sulsel ada pertumbuhan kendaraan sekitar 4-5 persen.
“Gambaran itu sudah menjadi informasi bahwa akan ada potensi angka peningkatan arus kendaraan (di Mudik lebaran 2024),” ujar Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Sulsel, Patarai GS, Selasa (26/3).
Menghadapi itu, Dishub Sulsel sudah menyiapkan segala sesuatunya untuk mengantisipasi terjadinya macet yang berlebihan.
“Kita berkoordinasi dengan kepolisian, Balai Jalan, Balai Transportasi, soal iklim dengan BMKG, Pemda, Dinas Kesehatan, BPBD, kami semua dalam satu tim,” kata Patarai.
Selain itu, pihaknya akan membangun pos pengamanan pengaturan di titik rawan kemacetan.
“Rawan masih daerah Mamminasata, daerah Takalar, Gowa, Maros, titik-titik kerawanan di daerah selatan Jembatan Kembar, Panciro, Bontonompo, kemudian di Area Barombong dekat jembatan, untuk dalam kota pusat perbelanjaan, menuju pasar pasar dan Mall,” sebut Patarai.
“Di Jalam Perintis Kemerdekaan, beberapa u turn sudah koordinasi dengan Dishub kota, Polres dan Polda, begitu juga dengan Maros simpang lima, kota Maros itu pasti akan terjadi kepastian karena arus mudik dan masyarakat berbelanja ke kota,” lanjutnya.
Lebih jauh, Camba yang terkenal kerapkali mengalami kemacetan, pihaknya akan menerapkan buka tutup menjelang lebaran.
“min 5-6 hari. Begitu hasil rapatnya itu hari. Karena bukan hanya untuk antisipasi mudik, tapi sarana angkutan produk makanan harus tersuplai ke daerah Bone dan sekitarnya. Dalam waktu dekat akan rapat lagi dan mengevaluasi masalah tahun lalu,” pungkas Patarai. (jun)

