WAJO, BKM — Pemkab Wajo melakukan safari ramadan di Kecamatan Tempe baru-baru ini. Safari di 16 Ramadan 1445 H dipimpin Pj Bupati Andi Bataralifu. Seperti di Safari di kecamatan sebelumnya, Andi Batara memperkenalkan diri pada masyarakat Tempe sebagai Pj. Bupati Wajo.
“Saya juga warga Tempe karena lahir di Kelurahan Maddukkelleng yang sekarang kelurahan Lapongkoda,” ujarnya.
Andi Bataralifu menjelaskan, Safari Ramadan ini selain ajang silaturahmi, juga ajang untuk menyampaikan permohonan kerjasama dalam melakukan penugasan di Kota Sutera ini.
“Penugasan kami sebagai Pj bupati di Kabupaten Wajo hanya kurang lebih satu tahun. Pasalnya penjabat bupati wajo itu hanya melaksanakan pemerintahan di masa transisi sampai terpilihnya kembali kepala daerah hasil pilkada nanti yang dilakukan pada tanggal 27 November 2024. Yang dimana tahapannya mungkin sudah di mulai dari sekarang,” jelasnya.
Dia memohon dukungan, kerjasama semua dalam konteks membangun demokrasi seperti yang disampaikan Sekretaris Muhammadiyah bahwa salah satu misi Muhammadiyah adalah pendidikan. “Mudah mudahan bisa diselaraskan dengan upaya upaya kita membangun demokrasi, memberikan pemahaman terhadap anak anak kita yang sekolah dan atau rekan rekan bahwa akan dilaksanakan pemilihan kepala daerah, mengedepankan toleransi dan kejujuran demokrasi itu sendiri,” tuturnya.
Selain itu, kata Bataralifu, juga mendapatkan penugasan untuk menjaga stabilitas angka inflasi di daerah.
“Sebagaimana kita ketahui, inflasi di wajo cukup tinggi di bulan februari yang lalu bahkan mencapai angka 5,4 persen. Namun dengan kerja sama kita semua dengan gerakan pasar murah yang kita lakukan dalam memulihkan tingginya angka komoditif beras pada saat itu dan selanjutnya juga bantuan pangan yang diberikan kepada saudara saudara kita yang terdampak elnino,” ujarnya. (rls)

