WAJO, BKM — Tiga unit rumah panggung ludes dilalap si jago merah di Desa Tobatang, Kecamatan Pammana, Kabupaten Wajo baru-baru ini. Diketahui pemilik rumah sedang pergi ke masjid untuk shalat tarawih, dan rumahnya yang ditinggal dalam keadaan kosong. Beŕdasàrkan data kepolisian setempat diketahui rumah yang terbakar adalah milik Hanreng (60), H Tunreng (70) dan rumah milik Alm Mase.
Salaha seorang saksi mata Ferdiansyah mengatakan saat lewat di depan rumah Hanreng, dirinya melihat percikan api, lalu bergegas menuju masjid untuk menyampaikan kepada masyarakat bahwa rumah Hanreng terbakar.
“Saya buru- buru ke masjid menyampaikan ke warga tapi 15 menit kemudian api begitu cepat menjalar ke rumah milik H Tunreng dan rumah Mase sehingga mengakibatkan ketiga rumah tersebut tidak terselamatkan dan hangus terbakar”, terang Ferdiansyah.
Kapolsek Pammana Iptu H Laenre bersama jajaran langsung mendatangi TKP, bersama warga sekitar membantu memadamkan api. Dijelaskan Kapolsek akibat kejadian tersebut korban Hanreng mengalami kerugian hingga milyaran rupiah, sebab selain rumah adapula uang tunai senilai 60 juta dan emas 70 gram ikut terbakar.
“Jadi penyebab kebakaran diduga akibat arus pendek listrik, dengan total kerugian ditaksir sekitar Rp 1.5 milyar,” jelas Kapolsek.
Kapolsek Pammana, menghimbau masyarakat agar lebih waspada dan berhati hati apabila akan meninggalkan rumah. “Kami imbau kepada warga, khususnya warga Pammana, agar ketika hendak meninggalkan rumah, selalu waspada dan mengecek semua yang bisa menimbulkan terjadinya kebakaran.” tutupnya. (rls)
