MAKASSAR, BKM–Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) selaku Ketua Umum Serikat Petani dan Pengusaha Gaharu Indonesia (SPPGI) Syamsu Alam pikir-pikir maju pada kontestasi pemilihan bupati (Pilbup) Kabupaten Wajo November 2024.
Pada Pileg 14 Februari lalu, Syamsu Alam maju sebagai calon anggota legislatif (Caleg) untuk DPR RI melalui daerah pemilihan (Dapil) Sulsel 2, namun partai berlambang banteng gemuk itu tak mendapatkan kursi.
“Pilkada Wajo 2024 ini memang sih untuk kebaikan itu tidak ada salahnya, tetapi dari sisi lain saya punya partai di Wajo tidak ada kursi itu PDIPerjuangan,” ujar pria yang dikenal dengan sapaan Alamku ini, Selasa (2/4).
Alamku mengaku akan melihat perkembangan dan dinamika politik di Kabupaten Wajo sebelum resmi menyatakan sikap.
“Jadi sementara waktu mungkin saya melihat kedepannya seperti apa dan paling tidak kita doakan PDIP lima tahun kedepan juga bisa mendapatkan kursi seperti biasanya di Wajo, karena tahun ini kosong, tidak punya kursi, kemarin (2019) ada 1 kursi, jadi kalau ada 1 atau 2 kita bisa cari partai lain yang koalisi untuk satu paket karena di Wajo harus 8 kursi,” ungkap Alamku.
Pengusaha berdarah Wajo ini menyampaikan bahwa Sulsel, khususnya Wajo ke depan memang harus memiliki pemimpin yang mampu menangkap peluang besar pasca IKN mulai dibangun.
“Saya kira paling tidak Sulsel harus jauh lebih baik, apalagi dengan adanya IKN ini, Sulsel bisa jadi penopang kemajuan IKN,” tuturnya.
“Jadi jawaban saya untuk Pilkada Wajo, masih wait and see,” tutupnya.
Untuk diketahui, selain nama Syamsu Alam, duo Amran yang saat ini berstatus petahana diprediksi kembali maju, ada juga anggota Fraksi PKB DPRD Sulsel Andi Tenri Liweng serta Ketua DPD II Partai Golkar dr Baso Rahmanuddin. (rif)
