PEMILU 2024 telah usai. Ada banyak problem yang saya lihat terjadi. Mulai dari tatanan sususan para calon, terjadinya perpecahan di tengah masyarakat hingga berujung pada saling serang dengan cacian.
Dalam
Pemilu tahun ini kita disuguhkan dengan berbagai ragam cara yang unik dari para calon presiden-wakil presiden. Mereka silih berganti menebar janji kampanye untuk menarik simpatik masyarakat.
Namun, sebagai warga masyarakat Indonesia, saya punya kewajiban untuk memilih dan menentukan siapa diantara tiga Paslon yang layak untuk memimpin Indonesia selama lima tahun ke depan. Untuk itu semoga apa yang dijanjikan ketika berkampanye semuanya bisa terealisasi, serius dalam menanggulangi krisis iklim, memberantas KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme) menjalankan amanat reformasi, memajukan Indonesia dalam menjalin ikatan ekonomi internasional, menyelesaikan pelanggaran HAM di masa lalu dan menyelesaikan utang luar negeri.
Harapan saya kepada presiden yang terpilih nanti, saya ingin agar negara kita betul-betul dipimpin dengan baik. Visi misi yang dipaparkan pada debat semoga berjalan sesuai dengan yang dikatakan. Karena negara kita butuh pemimpin yang menjalankan amanah yang baik sesuai dengan visi misi untuk memajukan negara ini. Semoga semangat untuk memimpin negara seperti pada saat semangat mencalonkan presiden pada pemilu 2024.
Dan yang paling utama adalah wujudkan pendidikan gratis, kesehatan gratis, tidak ada kemiskinan, fasilitas transportasi publik menjadi prioritas, pekerja non formal menjadi sejahtera, tidak diintervensi secara ekonomi dan politik oleh negara asing, terbebas dari utang untuk mewujudkan Indonesia menjadi negara maju. (jar)
