BANTAENG, BKM — Pegadaian Cabang Bantaeng melakukan pembinaan terhadap pengurus Bank Sampah Mandiri Kelurahan Loka. Pengurus Bank Sampah diberi beberapa fasilitas diantaranya renovasi gedung, pemberian satu unit kendaraan roda tiga untuk mengangkut sampah serta mempermudah anggota dalam menabung.
Marketing and Sales Plan Area Bantaeng Syamsul Bahri Mukkisang mengatakan PT Pegadaian ingin mengedukasi masyarakat agar terbiasa menabung emas sebagai investasi masa depan. Prosesnya, masyarakat menjual sampah di bank sampah dan kemudian hasil penjualan sampah di tabung dalam bentuk tabungan emas di Pegadaian.
Dengan slogan “Memilah sampah, Menabung Emas”. Pegadaian berharap masyarakat mendapatkan varian baru dalam menabung. Hasil tabungan ini nantinya mereka dapat manfaatkan sebagai modal usaha, biaya pendidikan dan lain-lain. Saldo berbentuk emas, sehingga nilai tabungan akan mengikut pada harga emas terkini.
”Untuk mempererat silaturrahmi, PT Pegadaian memberikan paket parcel hari raya kepada 10 pengurus Bank Sampah,” ujar Syamsul Bahri.
Parcel diterima Direktur Bank Sampah Mandiri H Mansur disaksikan Pengurus Bank Sampah Mandiri di lokasi Bank Sampah Mandiri baru-baru ini.
Ditambahkan Syamsul, pelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Salah satu peran yang diambil PT Pegadaian adalah membina bank sampah agar lebih modern dan mengedukasi masyarakat untuk menabung emas.
Sementara itu H Mansur mengucapkan terimah kasih kepada PT Pegadaian Area Bantaeng yang terus memberikan pembinaan kepada pengurus dan anggotanya yang terdaftar sebanyak 500 orang.
”Bank Sampah Mandiri pernah meraih peringkat ke 5 terbaik se-Indonesia dalam pengelolaan sampah terbanyak di tahun 2019,” ujar Mansur. (rls)

