SOPPENG, BKM — Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Soppeng memantau pergerakan kunjungan wisatawan domestik di sejumlah destinasi wisata dalam empat hari terakhir usai lebaran idul fitri 1445 H. Pemantaun dilakukan untuk mengetahui lebih detail sejauh mana manfaat timnya melakukan promosi terhadap sejummlah destinasi wisata yang dimiliki Pemkab Soppeng.
Kadis Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Soppeng Suriasni kepada BKM, Minggu (15/4) menjelaskan sesuai hasil pemantauan jumlah kunjungan meningkat dari tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan, promosi melalui sejumlah kegiatan yang dilakukan terhadap potensi wisata yang dimiliki membuat minat pengunjung meningkat.
Suriasni menambahkan ke depan pengelolaan dan pembenahan terus dilakukan secara masif terhadap potensi wisata budaya Kabupaten Soppeng untuk Soppeng yang lebih baik. Maju dan sejahtera karena unsur pariwisata. Memiliki potensi besar dalam peningkatan perekonomian dan kesejahteraan rakyat wisatawan semoga ke depan pengelolaan dan pembenahan terus dilakukan.
”Daerah maju dn sejahtera karen unsur pariwisata dan memiliki potensi besar dalam peningkatan perekonomian dan kesejahteraan rakyat,” ujar Suriasni.
Dia menambahkan Kabupaten Soppeng merupakan salah satu bagian dari Provinsi Sulsel yang secara administratif dibagi menjadi delapan kecamatan, 21 kelurahan, 49 desa, 39 Lingkungan, 124 Dusun, 438 Rukun Kampung, dan 1.163 Rukun Tetangga dengan batas wilayah sebelah utara Kabupaten Sidrap dan Kabupaten Wajo.
Salah satu daya tarik Kabupaten Soppeng adalah banyaknya tempat wisatanya,. bahkan salah satu destinasi wisata yang ada di kota yang cukup terkenal bahkan sampai ke manca negara yakni Taman Wisata Alam (TWA) Lejja yang terletak di Dusun Mattiro Bulu Desa Bulue Kecamatan Marioriawa. Selain itu masih banyak wisata lainnya seperti Permandian Alam Citta, Permandian Ompo dan masih banyak yang lainnya. (ono/C)
