MAKASSAR, BKM– Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel di triwulan I tahun anggaran 2024 ini sudah mencapai Rp893 miliar.
PAD tertinggi hingga triwulan I ini, yakni untuk pajak kendaraan bermotor (PKB).
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulsel, Reza Faisal Saleh menyampaikan, target untuk PKB tahun ini, yakni Rp1,7 triliun lebih, sementara hingga triwulan I ini sudah mencapai 21,24 persen, atau sudah di angka Rp361 miliar.
Ia juga menjelaskan, pajak daerah yang sudah terealisasi terbagi menjadi empat sumber, yaitu Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB), dan Pajak Air Permukaan (PAP). Namun secara persentase, PAP menjadi realisasi pendapatan tertinggi jika dibandingkan dengan PKB, PBBKB dan BBNKB meskipun targetnya paling kecil diantara empat sumber PAD Sulsel tersebut.
“Pajak Air Permukaan Targetnya Rp204,9 miliar dan realisasinya sudah Rp48,6 miliar atau 23,75 persen,” kata Reza, Rabu (17/4).
Wajib PAP ini adalah orang pribadi atau Badan yang melakukan pengambilan dan/atau pemanfaatan air permukaan. Air permukaan (surface water) meliputi air sungai, danau, waduk, rawa dan genangan air lainnya, tidak mengalami infiltrasi ke bawah tanah.
Sementara lanjut Reza, pajak Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) persentasenya sudah mencapai 23,14 persen dari target tahun ini.
“Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor tahun ini Targetnya Rp 1,11 triliun dan realisasinya sudah Rp257 miliar,” sebutnya.
Lalu, Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) realisasinya sudah mencapai 21,18 persen dari target tahun ini, dengan dalam bentuk rupiah Rp1,067 triliun dan sudah terealisasi Rp226 miliar. (jun)

