
Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, Muhammad Roem menjelaskan sebagai salah satu event bergengsi yang masuk dalam Top 10 Kharisma Event Nusantara (KEN) 2024, F8 harus dipersiapkan sebaik mungkin.
“Hari ini (kemarin) lagi ada rapat dengan teman F8 di kantor kami, untuk mematangkan semua persiapannya,” ungkap Roem saat diwawancarai di Kantor Wali Kota Makassar, Jalan Ahmad Yani, Kamis (18/4).
Mantan Kabag Humas Pemkot Makassar itu mengatakan, sesuai jadwal, event tersebut akan dilaksanakan pada 24-28 Juli mendatang.
Saat ini, undangan untuk pemeritnah kabupaten/kota sudah mulai dipersiapkan.
Roem mengatakan atensi dari pemerintah daerah cukup besar karena F8 bisa menjadi ajang untuk mempromosikan keunggulan daerah masing-masing. Baik di bidang kesenian, budaya, hingga UMKM.
“Antusiasme banyak sekali yang ingin tampil di F8 untuk promosi budaya. Jadi lagi dimatangkan konsepnya,” kata Roem.
F8 akan menjadi ajang unjuk keahlian bagi pelaku seni dan musisi Makassar. Akan banyak kolaborasi yang akan ditampilkan.
Selain itu, festival yang akan berlangsung selama lima hari ini akan menawarkan konsep baru yang menarik yakni Festival Kota Tepian Air.
Untuk menambah kemeriahan festival ini, Roem membocorkan akan ada dua penampil dari luar negeri yang akan mempertontonkan keahliannya.Dua performer tersebut masing-masing berasal dari Singapura dan Australia.
“Kita sudah dapat dua penampil dari luar negeri, yakni dari Singapura dan Australia. Nanti kita akan bocorkan siapa-siapa. Pastinya, penampil atau performer dari dua negara sudah pasti akan ikut,” imbuhnya.
Ditambahkan, seperti perhelatan F8 sebelumnya, selain pemerintah kabupaten/kota, negara-negara sahabat juga akan diundang. Salah satunya Filipina.
Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto sudah menyampaikan langsung undangan untuk ikut ambil bagian dalam F8 ke Konjen Filipina, kemarin.
“Jadi Pak Wali Kota sudsh menyampaikan undangan secara langsung ke Konjen Filipina. Dan dia (Konjen) sangat tertarik untuk ikut menyemarakkan F8,” tandasnya. (rhm)