Site icon Berita Kota Makassar

Menteri PMK Usul Korban Longsor Direlokasi

MAKALE, BKM — Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Indonesia, Muhadjir Effendy mengunjungi lokasi longsor di Palangka Tana Toraja, Jumat (19/4). Muhajir masuk ke lokasi pengungsian dengan mengendarai sepeda motor trail dan melintasi jalan yang sempit.

Bahkan saat menuju lokasi longsor yang jaraknya kurang lebih 1 km, sang Menteri harus berjalan kaki bersama Wabub dr Zadrak Tombeg, Sekkab Rudhy Andi Lolo, Ketua TP PKK Yariana Somalinggi, Wakil Ketua TP PKK Erni Yetti Riman, Kapolres AKBP Malpa Malacoppo, Dandim 1414 Toraja, Letkol Arn Bani Sepang, dan pejabat kementrian lainnya.

Sebelum meninggalkan lokasi pengungsian, Muhajir menyerahkan santunan ke ahli waris korban untuk biaya penguburan 16 korban longsor yang dijadwalkan hari ini (kemarin-red). Dia mengakui bahwa kehadirannya di Tana Toraja meninjau lokasi longsor atas perintah Presiden Jokowi.
Setelah menyaksikan secara langsung lokasi longsor yang terjadi pada Sabtu (13/4) lalu, Muhajir mengakui tidak layak untuk pemukiman dan sangat beresiko. Untuk itu dia meminta Pemkab untuk melakukan relokasi terhadap warga yang bermukim di kawasan tersebut mengingat wilayahnya sangat tidak aman untuk dihuni warga.

”Kalau lokasi relokasi masuk kawasan hutan nanti Menko PMK selesaikan di pusat. Saya berharap hari ini juga ada keputusan lokasinya sehingga pembangunan segera dilakukan dan anggarannyapun dari pusat,’ ujarnya.
Atas musiba bencana longsor didua tempat berbeda di Palangka, Kelurahan Manggau, Kecamatan Makale, dan Pangra’ta, Kecamatan Makale Selatan sedikitinya 20 orang menjadi korban. Sebelumnya, Mentri Sosial Tri Riamaharini, Rabu (17/4) juga menyambangi lokasi pengungsian para korban. Ahli waris korban menerima santunan Rp 15 juta perorang sedangkan korban luka Rp 5 juta. (gus/C)

Exit mobile version