pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Pemkab Bulukumba Raih Penghargaan BI

PROGRAM -- Penghargaan BI yang diterima Pemkab Bulukumba melalui Bapenda. Berikut salah satu program yang mengantarkan Bapenda meraih penghrgaan BI

BULUKUMBA, BKM — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bulukumba meraih peringkat lima sekaligus penghargaan Program Inovasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) Sulsel diajang Asistensi Championship 2024 oleh Bank Indonesia (BI) di Hotel Aryaduta Bali (17-21/4). Kegiatan ini dihadiri Bapenda dan TP2DD se Sulsel dalam rangka pengisian Championship 2024.

Pelaksana program Simbol Bapenda Bulukumba, Andi Nurhidayat mengemukakan Simbol merupakan cara dan upaya mensosialisasikan kanal pembayaran Pajak Daerah yang telah terintegrasi. Memungkinkan pembayaran dilakukan dengan mudah dan fleksibel tanpa harus meninggalkan rumah.

Filosofi Simbol, lanjutnya bertujuan meningkatkan PAD dari sektor pajak dengan memanfaatkan teknologi informasi di Era 4.0, menjadikan layanan pajak lebih cepat, mudah dan ekonomis sehingga tujuan pemerintah daerah menuju kemandirian fiskal dapat segera dicapai.
“Simbol membantu mensosialisasikan kanal pembayaran yang ada pada Aplikasi SIMPADA dimana metode pembayaran yang tersedia sudah non tunai dan hanya dapat dilakukan melalui transfer bank, QRIS dan Virtual Account,” ungkap Andi Yayat.

Berdasarkan pengalaman kasus penyalahgunaan dana pajak, terutama terkait PBB-P2 dan Pajak Reklame yang terjadi sebelumnya telah merusak kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengelola pajak, baik di tingkat desa/kelurahan maupun di Bapenda. Salah satu faktor kasus muncul karena pengelolaan pajak masih dikelola secara manual. Pemkab melalui Bapenda mengambil langkah inovatif dengan menciptakan aplikasi pengelolaan pajak dan retribusi bernama Sistem Informasi Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (Simpada) pada awal tahun 2022.
Kerjasama Bank Sulselbar memungkinkan pengelolaan sembilan jenis pajak, termasuk Pajak Hotel, Restoran, Hiburan, Parkir, MLB, Penerangan Jalan, Reklame, Air Tanah, dan Sarang Burung Walet. Selain itu, ada aplikasi SISMIOP sebagai turunan dari Kementerian Keuangan, digunakan dalam pengelolaan PBB dan BPHTB dengan POS PBB dan e-BPHTB.
Badan Pendapatan Daerah bekerjasama dengan Bank Sulselbar telah memperkenalkan beberapa metode pembayaran non-tunai, seperti Virtual Account dan e-commerce Qris.

Meski demikian, kurangnya literasi masyarakat terkait pembayaran non-tunai dan tantangan dalam memulihkan kepercayaan publik menjadi hambatan utama. Untuk mengatasi hal ini, Bapenda membuat program Simbol (Sistem Bayar Online) sebagai media sosialisasi kepada masyarakat. Hal ini dimaksudkan sebagai bentuk pendekatan khusus untuk mengajak masyarakat Bulukumba agar memenuhi kewajiban pajaknya.
Momentum penyaluran SPPT PBB ke Desa/Kelurahan pada Juni tahun 2023 yang lalu menjadi tahapan awal sosialisasi program Simbol. Sosialisasi Simbol ini dijadwalkan selama 2 hari 1 malam di setiap kecamatan, dengan sasaran sosialisasi adalah Aparat Desa/Kelurahan yang menjadi ujung tombak penagihan PBB.
Metode sosialisasi Simbol dilakukan dengan menjelaskan mekanisme pembayaran pajak mulai dari pengecekan jumlah pajak yang dibayarkan hingga proses pembayaran yang dilakukan secara non tunai.
“Kita ingin memastikan bahwa masyarakat yakin betul apa yang dibayarkan itu betul betul masuk ke kas Daerah melalui transaksi non tunai,” tukasnya. (rls)



×


Pemkab Bulukumba Raih Penghargaan BI

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link