MAROS, BKM–Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Maros telah membuka pendaftaran untuk bakal calon bupati dan wakil bupati sejak 18 April hingga 18 Mei 2024 mendatang.
Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Maros AS Chaidir Syam dan Suhartina Bohari bersama-sama mengambil formulir ke Tim Desk Pilkada Demokrat Maros, Senin (22/4).
Salah seorang kader Golkar, Muhammad Danial bersama Ketua DPC PAN Turikale Chaerul Syahab mewakili Chaidir-Suhartina mendaftar di Sekretariat DPC Demokrat Maros di Jalan Topas Pettuadae.
Danial mengatakan, pengambilan formulir tahun ini cukup berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. “Kalau dulu, masing-masing person yang ambil formulir. Hari ini langsung berpaket (Chaidir-Suhartina), nanti pas pengembaliaan kami berharap secara berpaket juga,”harap Danial.
Caleg terpilih Golkar itu mengatakan, dengan pengambilan formulir ini diharapkan mampu menepis isu yang beredar di masyarakat jika Chaidir-Suhartina akan berpisah. “Saat ini kan ada isu PAN-PAN, Golkar dengan partai lain, hari ini kami sudah buktikan, Pilkada 2024 Maros Keren Jilid II akan dilakukan,”jelasnya.
Danial menyebutkan, hari ini yang pertama pihaknya mengambil formulir. Mereka sengaja memilih tanggal 22, jam 2. karena itu sesuai dengan formasi kami yang tetap ingin Maros Keren masuk jilid 2,” tuturnya.
Dia mengatakan, mendaftar di Demokrat lantaran partai besutan Agus Harimukti Yudhoyoni ini memiliki massa yang cukup banyak. “Demokrat punya dua kursi, kalau periode kemarin kita tidak bersama. Kita harap dengan koalisi Indonesia Maju bisa sampai ke Kabupaten, ini intruksi langsung ketua Golkar,” jelasnya.
Sementara itu dia menyebut Golkar tidak membuka pendaftaran Cabup-Cawabup Pilkada 2024. “Jika merujuk surat dukungan dari pak Airlangga menjelang Pileg kemarin, kemungkinan besar Golkar tidak membuka pintu untuk eksternal,”ucapnya.
Sementara itu Ketua DPC Demokrat Maros, Shabir mengatakan terkait sosok yang ingin diusung pihaknya, ia mengaku menyerahkan semuanya ke pusat. “Kita dari DPC tidak bisa menjanjikan, itu keputusan dari pusat, DPC hanya membuka pendaftaran bagi semua bakal calon yang ingin mendaftarkan dirinya,” tutupnya.
Pada Pemilu 2019 lalu barisan partai pengusung Chaidir-Suhartina yakni PAN (6 kursi), PBB (1 kursi), PPP (2 kursi), dan Hanura (4 kursi). (ari/rif/c)

